PORTAL7.CO.ID - Pemerintah memberikan jaminan penuh mengenai keamanan seluruh jemaah haji yang berangkat melalui Embarkasi Surabaya selama berada di Arab Saudi. Kepastian ini disampaikan menyusul adanya dinamika geopolitik dan konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah.

Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya, As'adul Anam, menegaskan bahwa kondisi di Tanah Suci saat ini sangat kondusif. Para jemaah diimbau untuk tidak mencemaskan isu-isu eksternal dan fokus sepenuhnya pada pelaksanaan ibadah mereka.

Hal ini disampaikan oleh Anam saat berada di Asrama Haji Surabaya pada hari Kamis, 23 April 2026. Pemerintah telah mengedukasi jemaah secara intensif mengenai situasi terkini, baik melalui manasik maupun sosialisasi lainnya.

"Saya kira sebagaimana disampaikan oleh Bapak Menteri bahwa kita sudah menyampaikan kepada jemaah saat Manasik untuk jangan tidak lagi memikirkan (khawatir) tentang Timur Tengah," ujar Anam saat ditemui di Asrama Haji Surabaya, Kamis (23/4/2026).

Jaminan keselamatan tersebut, menurut Anam, datang langsung dari otoritas Kerajaan Arab Saudi. Perlindungan terhadap seluruh tamu Allah ini menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

"Pemerintah Arab Saudi menjamin bahwa keamanan di sana itu sangat baik dan kondusif," tegasnya.

Sejauh ini, proses pemberangkatan jemaah dari Surabaya ke Madinah dilaporkan berjalan lancar tanpa hambatan signifikan. Beberapa kelompok terbang (kloter) bahkan sudah berhasil tiba di Arab Saudi dan mulai menjalankan kegiatan ibadah.

"Yang sudah sampai sana saya kira sudah empat kloter. Karena kloter empat kan semalam berangkat ya dan kabar kami terima jemaahnya sehat dan tidak ada permasalahan terkait dengan layanan ibadah di Madinah," ungkapnya.

Selain keamanan di darat, PPIH juga telah melakukan koordinasi teknis untuk menjamin keselamatan rute penerbangan. Pesawat yang membawa jemaah dipastikan menghindari wilayah udara yang sedang menjadi zona konflik.