Umat Muslim di wilayah Maluku Utara perlu memperhatikan waktu krusial untuk menjalankan ibadah puasa pada Selasa, 24 Februari 2026. Ketepatan waktu dalam memulai imsak dan mengakhiri puasa menjadi kunci kekhusyukan ibadah di hari ke-6 Ramadan 1447 H ini. Informasi jadwal ini sangat penting agar masyarakat dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik dan teratur.

Jadwal imsakiyah dan azan Maghrib tersebut mencakup berbagai kabupaten serta kota di seluruh penjuru Provinsi Maluku Utara. Setiap daerah memiliki selisih waktu tertentu yang harus diperhatikan oleh warga setempat agar tidak terlambat atau terlalu dini dalam berbuka. Data ini merujuk pada perhitungan astronomis resmi yang menjadi acuan pelaksanaan ibadah harian umat Islam.

Selain mengetahui waktu tepat, umat Islam juga diingatkan untuk mengamalkan anjuran menyegerakan berbuka puasa begitu waktu Maghrib tiba. Berdasarkan buku "Panduan Praktis Ibadah Puasa", menunda waktu berbuka dianggap sebagai bentuk ketidaksyukuran terhadap kasih sayang Allah SWT. Tindakan menyegerakan iftar ini merupakan bagian dari upaya menjaga kualitas spiritual selama bulan suci.

Hal ini diperkuat oleh hadis riwayat Imam Bukhari dan Muslim yang menyatakan bahwa manusia akan senantiasa dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka. Rasulullah SAW menekankan pentingnya momen ini sebagai bentuk ketaatan dan keberkahan bagi orang yang berpuasa. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk langsung membatalkan puasa saat mendengar kumandang azan Maghrib.

Sunnah lain yang patut dijalankan adalah mengonsumsi makanan manis seperti kurma atau meminum air putih saat pertama kali membatalkan puasa. Sebagaimana hadis riwayat Tirmidzi nomor 658, kurma disebut mengandung keberkahan, sementara air putih berfungsi efektif untuk membersihkan dan menetralisir tubuh. Kebiasaan sehat ini tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga memberikan energi instan bagi fisik setelah seharian menahan lapar.

Tak lupa, membaca doa khusus saat berbuka menjadi penyempurna rangkaian ibadah puasa di hari keenam Ramadan ini. Salah satu doa yang sangat dianjurkan adalah "Dzahabazh zhama'u wabtallatil 'uruuqu, wa tsabatal ajru in syaa Allah" sesuai riwayat Abu Daud nomor 2010. Doa tersebut memiliki makna mendalam tentang hilangnya dahaga dan ketetapan pahala di sisi Tuhan.

Dengan memahami jadwal dan amalan sunnah ini, diharapkan warga Maluku Utara dapat menjalankan ibadah puasa dengan lebih maksimal. Kepatuhan terhadap waktu imsak dan Maghrib mencerminkan kedisiplinan seorang Muslim dalam menunaikan rukun Islam. Semoga seluruh rangkaian ibadah pada 24 Februari 2026 ini membawa keberkahan dan kedamaian bagi seluruh masyarakat.

Sumber: Infonasional

https://www.infonasional.com/jadwal-imsak-buka-puasa-maluku