PORTAL7.CO.ID - Produsen otomotif legendaris asal China, Hongqi, secara resmi mengumumkan langkah ekspansi besar dengan memasuki pasar Indonesia. Langkah ini dilakukan melalui kemitraan strategis dengan salah satu grup otomotif lokal terkemuka, Indomobil Group.
Kehadiran Hongqi di Nusantara ini dipastikan akan memanaskan persaingan di segmen kendaraan mewah. Merek yang identik dengan kendaraan kenegaraan di China tersebut kini siap menawarkan produknya kepada konsumen premium Indonesia.
Kepastian ini disampaikan langsung oleh Chief Executive Officer (CEO) PT Indomobil National Distributor, Tan Kim Piauw. Ia mengonfirmasi bahwa proses persiapan sudah memasuki tahap akhir menjelang peluncuran resmi.
Kendaraan mewah dari Hongqi tersebut diprediksi akan melakukan debut perdananya di hadapan publik dalam ajang pameran otomotif akbar. Debut perdana ini direncanakan akan terjadi pada perhelatan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 mendatang.
"Mudah-mudahan segera bisa diumumkan. Tapi itu udah sangat serius tahap finalisasi dengan Indomobil-nya. Ya mudah-mudahan (bisa tahun ini)," ungkap Tan Kim Piauw, CEO PT Indomobil National Distributor, mengenai jadwal peluncuran tersebut.
Isu mengenai masuknya Hongqi ke pasar domestik Indonesia sebenarnya telah beredar sejak tahun sebelumnya. Hal ini mengingat reputasi besar yang dimiliki oleh merek yang berada di bawah naungan FAW Group tersebut.
Nama Hongqi sendiri memiliki makna historis yang mendalam, yakni berarti 'bendera merah' dalam bahasa Mandarin. Merek ini telah berdiri sejak tahun 1958 dan memiliki sejarah panjang dalam menyediakan kendaraan untuk keperluan kenegaraan penting di China.
Secara historis, Hongqi menempati posisi setara dengan Rolls-Royce di Inggris, sering digunakan oleh pejabat tinggi negara tersebut. Meskipun sempat mengalami penurunan popularitas pada era 1990-an karena desain yang dianggap ketinggalan zaman, merek ini berhasil bangkit kembali.
Kebangkitan merek ini diperkuat melalui revitalisasi desain yang signifikan, termasuk perekrutan mantan desainer ternama Rolls-Royce, Giles Taylor. Langkah ini sejalan dengan ambisi Hongqi untuk bersaing kuat di kancah kendaraan premium global sejak dekade 2010-an.