PORTAL7.CO.ID - Perkembangan menarik terjadi di kursi kepelatihan Chelsea menyusul pemecatan Liam Rosenior pada Rabu (22/4/2026), di mana nama Cesc Fabregas muncul sebagai kandidat kuat. Hal ini didorong oleh performa impresif Fabregas bersama Como 1907, terutama di kompetisi Eropa belakangan ini.
Mantan gelandang legendaris Arsenal, Emmanuel Petit, secara terbuka memberikan nasihat kepada Fabregas agar menolak potensi tawaran melatih di Stamford Bridge. Petit menilai situasi internal di Chelsea saat ini sangat tidak stabil dan berpotensi menghambat perkembangan karier manajerial Fabregas.
Menurut pandangan Petit, jika Fabregas dihadapkan pada pilihan antara Chelsea dan Barcelona, ia harus memprioritaskan klub raksasa Spanyol tersebut. Ia menegaskan bahwa kondisi Chelsea saat ini jauh dari ideal untuk seorang pelatih muda.
"Cesc Fabregas ke Chelsea? Tidak, tidak, tidak. Jika harus memilih antara Chelsea dan Barcelona, Anda pasti memilih Barcelona, bukan Chelsea. Chelsea itu berantakan. Benar-benar berantakan," ujar Emmanuel Petit, Mantan pemain Arsenal.
Petit menjelaskan bahwa kondisi klub London Barat tersebut menciptakan lingkungan yang sangat sulit, yang ia sebut bisa menjadi mimpi buruk bagi setiap manajer maupun pemain yang datang. Ia meyakini Barcelona menawarkan lingkungan yang lebih tenang meskipun tetap memiliki tekanan besar.
"Itu seperti mimpi buruk bagi para manajer, bahkan juga bagi para pemain. Anda akan menemukan lebih banyak ketenangan di Barcelona, meskipun tekanannya besar," tegas Petit, Mantan pemain Arsenal, mengenai perbandingan kedua klub.
Kekhawatiran mengenai masa depan Chelsea juga diutarakan oleh legenda klub, John Terry, yang memprediksi potensi eksodus pemain bintang pada bursa transfer musim panas. Terry meragukan daya tarik klub bagi pelatih kelas dunia jika performa tim terus menurun dan gagal lolos ke kompetisi Eropa.
"Apakah manajer top benar-benar akan datang ke Chelsea dalam situasi seperti sekarang? Kami tidak bisa membeli pemain, bahkan tampaknya harus menjual beberapa pemain terbaik kami, yang tentu saja sangat sulit," kata John Terry, Legenda Chelsea.
Krisis ini diperburuk dengan kemungkinan pembatasan aktivitas transfer yang harus dihadapi klub, yang membuat Terry berharap prediksinya mengenai kegagalan tim di kompetisi kontinental tidak terwujud. "Kami mungkin tidak akan bermain di kompetisi Eropa, meskipun saya berharap saya salah," tutur Terry, Legenda Chelsea.