PORTAL7.CO.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri baru-baru ini memperkenalkan sebuah terobosan signifikan dalam upaya peningkatan minat baca masyarakat di wilayahnya. Inovasi ini berupa peluncuran tiga unit mobil literasi keliling yang memiliki keunikan karena ditenagai sepenuhnya oleh energi listrik.

Peresmian armada baru ini dilaksanakan secara resmi pada hari Rabu, tepatnya tanggal 29 April 2026. Lokasi seremoni peluncuran dipilih secara simbolis di lingkungan SDN Ngletih 1 sebagai representasi fokus pada dunia pendidikan.

Inisiatif strategis ini sengaja diadakan bertepatan dengan momentum peringatan Hari Buku Internasional. Langkah ini menegaskan komitmen serius pihak pemerintah daerah dalam mendukung ekosistem literasi di Kota Kediri.

Tujuan utama dari program ini adalah mendistribusikan akses bacaan berkualitas ke berbagai pelosok wilayah. Mobil-mobil ini diharapkan mampu menjangkau area yang sebelumnya sulit dijangkau oleh perpustakaan konvensional.

Jangkauan layanan mobil literasi keliling ini direncanakan meluas, mulai dari lingkungan sekolah hingga menyentuh ruang publik terbuka. Hal ini menunjukkan pendekatan inklusif dalam pemerataan sumber daya pengetahuan.

Dilansir dari JABARONLINE.COM, peluncuran tiga unit mobil listrik ini merupakan bagian dari upaya Pemkot Kediri dalam mengintegrasikan program literasi dengan semangat ramah lingkungan. Penggunaan energi listrik sejalan dengan visi kota hijau.

"Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri secara resmi memperkenalkan inovasi terbaru dalam upaya peningkatan minat baca masyarakat, yakni peluncuran tiga unit mobil literasi keliling yang ditenagai oleh energi listrik," demikian disebutkan dalam rilis resmi mengenai kegiatan tersebut.

Lebih lanjut, disebutkan bahwa peresmian tersebut dilaksanakan pada hari Rabu (29/4/2026) di lingkungan SDN Ngletih 1, menandai dimulainya operasional armada baru tersebut. Hal ini menggarisbawahi pentingnya momentum peringatan Hari Buku Internasional.

"Inisiatif strategis ini dipilih bertepatan dengan momentum peringatan Hari Buku Internasional, menandakan komitmen serius untuk mendistribusikan akses bacaan ke berbagai pelosok, mulai dari lingkungan sekolah hingga ruang publik terbuka," mengutip keterangan media mengenai tujuan jangka panjang program tersebut.