PORTAL7.CO.ID - Pembalap muda berbakat, Pedro Acosta, mengungkapkan antusiasmenya mengenai kemungkinan untuk berpasangan di lintasan dengan juara dunia MotoGP sembilan kali, Marc Marquez. Pernyataan ini muncul bertepatan dengan meningkatnya rumor mengenai masa depan Acosta di MotoGP, terutama terkait potensi bergabung dengan tim pabrikan Ducati pada tahun 2027.

Spekulasi menyebutkan bahwa Acosta diproyeksikan untuk mengambil alih salah satu kursi di tim utama Ducati, menggantikan posisi yang saat ini dipegang oleh Francesco Bagnaia. Kepindahan ini juga dikaitkan dengan strategi Ducati dalam menyambut regulasi mesin baru yang akan berlaku, yaitu mesin 850 cc.

Mantan bos tim MotoGP, Livio Suppo, melihat adanya potensi besar dari duet Acosta dan Marquez di bawah panji Ducati. Suppo berpendapat bahwa kehadiran Acosta dapat memicu kembali semangat kompetitif yang dimiliki oleh Marquez.

Situasi ini mengingatkan Suppo pada persaingan sengit dan bersejarah antara Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo saat mereka menjadi rekan setim di Yamaha pada tahun 2008, seperti diberitakan Bola.com. Yamaha kala itu mengambil langkah berani dengan menduetkan pembalap dominan Rossi dengan Lorenzo yang merupakan bintang muda yang sedang menanjak popularitasnya.

Pada periode tersebut, Valentino Rossi masih berada di puncak performa setelah mendominasi musim 2004 hingga 2007, meraih dua gelar juara dunia dan 29 kemenangan. Namun, Jorge Lorenzo menunjukkan perkembangan pesat dan bahkan berhasil meraih kemenangan balapan hanya pada penampilan ketiganya di kelas MotoGP.

Persaingan yang intens di garasi Yamaha tersebut justru memberikan dampak positif, mendorong Rossi untuk meningkatkan performanya. Hasilnya, Rossi sukses merebut gelar juara dunia MotoGP secara beruntun pada tahun 2008 dan 2009, sebelum akhirnya Lorenzo pindah ke Ducati.

Suppo meyakini bahwa skenario serupa sangat mungkin terulang jika Pedro Acosta benar-benar menjadi rekan setim Marc Marquez di Ducati. "Menurutnya, Jorge Lorenzo telah 'memperpanjang karier Rossi' dan membantunya memenangkan dua gelar dunia lagi," ujar Suppo.

Suppo menekankan bahwa kehadiran rival yang cepat dapat memberikan dorongan signifikan bagi pembalap papan atas seperti Marquez. "Hal seperti itu akan menjadi dorongan bagi pembalap kuat seperti Marquez, yang jelas merupakan pembalap luar biasa, sama seperti Valentino dulu," kata Suppo kepada GPOne.com. Ia menambahkan bahwa memiliki rekan setim muda yang sangat cepat dapat "menghidupkan kembali semangat" seorang pembalap veteran.

Suppo tidak melihat bahwa Marc Marquez akan bereaksi negatif terhadap dinamika ini; sebaliknya, ia percaya Marquez akan semakin termotivasi. Acosta, yang saat ini masih terikat kontrak dengan KTM, telah membuktikan kemampuannya dengan menantang Marquez dalam Sprint Race pembuka musim di Sirkuit Buriram.