PORTAL7.CO.ID - Oklahoma City Thunder akan menggelar pertandingan lanjutan NBA melawan Detroit Pistons pada Senin malam waktu setempat, yang jatuh pada Selasa, 31 Maret 2026. Pertandingan antarwilayah ini menjadi ujian berat bagi Pistons yang harus bertandang ke kandang Thunder.
Detroit Pistons datang ke Oklahoma dengan modal positif setelah berhasil menaklukkan Minnesota Timberwolves dalam laga sebelumnya. Mereka bertekad melanjutkan momentum kemenangan tersebut di markas lawan.
Motor serangan Pistons dalam kemenangan terakhir adalah Tobias Harris, yang menunjukkan performa impresif. "Tobias Harris menjadi motor serangan utama bagi Pistons dengan perolehan 18 poin, empat rebound, dan empat assist," demikian disebutkan dalam laporan yang ada.
Sementara itu, Oklahoma City Thunder juga dalam kondisi prima setelah meraih kemenangan atas New York Knicks. Bintang mereka, Shai Gilgeous-Alexander, tampil dominan dalam pertandingan tersebut.
Shai Gilgeous-Alexander mencetak poin tinggi, sementara Jalen Williams juga memberikan kontribusi signifikan bagi kemenangan Thunder. "Shai Gilgeous-Alexander tampil memukau dengan torehan 30 poin, sementara Jalen Williams memberikan kontribusi signifikan lewat sumbangan 22 poin," demikian dicatat dari pertandingan sebelumnya.
Namun, jelang laga krusial ini, Thunder menghadapi tantangan besar karena kehilangan dua pemain kunci. Seperti diberitakan oleh rotowire.com, "Tim tuan rumah dipastikan tampil tanpa Jalen Williams yang mengalami cedera hamstring dan Isaiah Hartenstein karena masalah pada betis."
Absennya Williams dan Hartenstein memaksa pelatih melakukan perubahan signifikan pada susunan pemain utama. Akibatnya, formasi starting unit akan mengalami perombakan total untuk menghadapi serangan dari Pistons.
Dua pemain pengganti telah dikonfirmasi akan mengisi posisi starter dalam menghadapi Detroit Pistons malam ini. "Ajay Mitchell dan Cason Wallace dikonfirmasi akan masuk ke dalam jajaran starter untuk menghadapi gempuran dari Detroit Pistons pada pertandingan malam nanti," demikian disebutkan.
Ajay Mitchell, guard berusia 23 tahun, diharapkan mampu mengisi kekosongan yang ditinggalkan pemain inti. Catatan statistiknya saat menjadi starter cukup meyakinkan musim ini.