PORTAL7.CO.ID - Tim nasional wanita Inggris dijadwalkan melakoni pertandingan penting kualifikasi Piala Dunia Wanita melawan Spanyol pada hari Selasa, 14 April 2026. Duel ini akan berlangsung di Stadion Wembley dan menjadi penentu perebutan posisi teratas dalam klasemen grup mereka.

Pertandingan ini tidak hanya tentang poin, tetapi juga melanjutkan persaingan sengit antara kedua negara di panggung internasional dalam beberapa tahun terakhir. Inggris, yang dijuluki The Lionesses, berambisi memanfaatkan keunggulan kandang untuk mengamankan posisi dominan.

Pelatih Inggris, Sarina Wiegman, menaruh harapan besar kepada bintang Chelsea, Lauren James, untuk menjadi ujung tombak serangan timnya. James dipersiapkan untuk mengambil peran sentral menyusul kondisi kebugaran yang telah pulih sepenuhnya.

Kebugaran James menjadi krusial karena Inggris menghadapi krisis di lini tengah menyusul absennya beberapa pemain kunci. Dilansir dari Goal, Ella Toone dan Grace Clinton dipastikan tidak bisa bermain karena mengalami cedera.

Kondisi ini memaksa Wiegman memanggil talenta muda, Erica Parkinson yang baru berusia 17 tahun, untuk menambah kedalaman skuad menjelang laga vital tersebut. Keputusan ini menunjukkan penekanan pada menjaga stabilitas tim di tengah keterbatasan pemain.

Mengenai peningkatan performa James, Sarina Wiegman memberikan apresiasi tinggi atas perkembangan sang pemain. "Saya pikir langkah terbesar yang dia ambil adalah, di lini pertahanan, dia bekerja sangat keras dan tampil sangat baik," ujar Sarina Wiegman, Pelatih Timnas Inggris, saat mengevaluasi kontribusi James dalam pertemuan sebelumnya di London.

Sementara itu, Spanyol tiba di Wembley dengan motivasi tinggi untuk membalas dendam atas kekalahan pahit di final Euro musim panas sebelumnya. Meskipun sempat gagal meraih medali di Olimpiade 2024, La Roja tetap menjadi pesaing serius berkat kembalinya bek tangguh Mapi Leon.

Kembalinya bek tengah Barcelona, Mapi Leon, disebut-sebut akan memperkuat sektor pertahanan Spanyol yang terkenal solid dan sulit ditembus. Kehadiran Leon memberikan jaminan stabilitas bagi lini belakang tim tamu.

Aitana Bonmati, salah satu gelandang andalan Spanyol dan peraih Ballon d'Or tiga kali, mengenang kembali kekalahan dramatis dari Inggris lewat adu penalti di Basel tahun lalu. "Sangat kejam. Ini akan terasa sakit untuk beberapa waktu," ujar Aitana Bonmati, merefleksikan dampak emosional dari kegagalan tersebut sebelum timnya bangkit di babak kualifikasi saat ini.