PORTAL7.CO.ID - Rayo Vallecano mencatatkan sejarah baru dalam perjalanan mereka di kompetisi antarklub Eropa. Klub asal Spanyol ini berhasil mengamankan tiket semifinal Liga Konferensi UEFA (UECL) untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka setelah melalui laga dramatis.
Kepastian ini didapat setelah mereka unggul agregat tipis 4-3 atas wakil Yunani, AEK Athens, pada Jumat dini hari, 17 April 2026. Meskipun menelan kekalahan pada laga leg kedua, modal kemenangan besar pada pertemuan pertama menjadi kunci keberhasilan mereka.
Bermain di Agia Sophia Stadium, tuan rumah AEK Athens tampil sangat dominan sejak menit awal pertandingan. Mereka berusaha keras mengejar defisit tiga gol yang mereka derita saat bertandang ke markas Rayo Vallecano sebelumnya.
"Zini berhasil memenangi duel fisik dengan gelandang tim tamu, Pathé Ciss, sebelum menceploskan bola ke gawang Augusto Batalla," dilansir dari mediaindonesia.com. Gol pembuka pada menit ke-11 tersebut langsung membakar semangat publik Athena.
Tekanan dari wakil Yunani terus berlanjut hingga memasuki menit ke-30 yang membuat lini pertahanan tim tamu kewalahan. Wasit akhirnya memberikan hadiah penalti kepada tuan rumah akibat pelanggaran Andrei Ratiu terhadap Aboubakary Koïta.
"Kapten AEK Athens, Razvan Marin, yang bertindak sebagai eksekutor berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0 sekaligus memperkecil defisit agregat timnya," dilansir dari mediaindonesia.com. Skor ini memberikan harapan besar bagi tuan rumah sebelum turun minum.
Memasuki babak kedua, pendukung tuan rumah kembali bersorak ketika Zini mencetak gol keduanya melalui sundulan pada menit ke-51. Gol yang memanfaatkan umpan silang Dereck Kutesa tersebut membuat kedudukan menjadi 3-0 dan menyamakan agregat menjadi 3-3.
Namun, momen krusial yang ditunggu-tunggu oleh pendukung tim tamu akhirnya tiba pada menit ke-60. Bintang Rayo Vallecano, Isi Palazón, berhasil memecah kebuntuan timnya melalui sebuah penyelesaian akhir yang tenang di dalam kotak penalti lawan.
"Gol dari Palazón tersebut mengubah skor menjadi 3-1 dan kembali membawa Los Franjirrojos memimpin secara agregat hingga pertandingan berakhir," dilansir dari mediaindonesia.com. Meski terus ditekan, Rayo Vallecano mampu mempertahankan keunggulan agregat tersebut.