PORTAL7.CO.ID - Pecatur asal Uzbekistan, Javokhir Sindarov, resmi mengamankan gelar juara pada Turnamen Kandidat FIDE yang berlangsung pada Selasa sore, 14 April 2026. Sindarov memastikan posisi puncak klasemen setelah perolehan poinnya tidak mungkin lagi terkejar oleh peserta lain meskipun kompetisi masih menyisakan satu babak terakhir.
Kemenangan gemilang ini menjadikan Sindarov sebagai penantang resmi bagi juara bertahan asal India, D Gukesh. Keduanya dijadwalkan akan bertarung memperebutkan takhta tertinggi dalam Kejuaraan Catur Dunia yang akan digelar pada akhir tahun 2026 mendatang.
Keberhasilan Sindarov dipastikan setelah ia meraih hasil imbang saat berhadapan dengan Anish Giri pada babak ke-13. Hasil tersebut membuatnya unggul dua poin penuh dari para pesaing terdekatnya, sebagaimana dilansir dari FIDE.
Dominasi Sindarov sepanjang turnamen dinilai sangat mengejutkan bagi banyak pihak di dunia catur internasional. Pasalnya, ia tidak menempati posisi unggulan utama jika dibandingkan dengan nama-nama besar seperti Hikaru Nakamura atau Fabiano Caruana.
Pecatur muda Uzbekistan ini juga mencatatkan prestasi luar biasa dengan menjaga rekor tidak terkalahkan sepanjang kompetisi. Momentum kemenangannya mulai terlihat sejak ia menumbangkan Fabiano Caruana pada babak keempat, yang diikuti dengan performa impresif lainnya.
"Kami melakukan persiapan matang untuk menghadapi Anish, bahkan saya meninjau jalur permainan tersebut hingga sepuluh kali karena dia pernah menggunakannya saat melawan Andrey Esipenko, sehingga saya yakin bisa menahan imbang setelah pertukaran menteri," ujar Javokhir Sindarov.
Upaya Diplomasi Sepak Bola Gianni Infantino di Kongres FIFA Vancouver Menuai Sorotan Global
Sindarov menunjukkan ketenangan yang luar biasa meskipun berada di bawah tekanan tinggi turnamen level dunia. Ia mengaku mampu mengendalikan situasi dengan baik, terutama saat memasuki fase-fase kritis di akhir pertandingan melawan Giri.
"Saya tidak menemui kesulitan pada fase akhir permainan benteng dan mampu menganalisis jalur terakhir dengan sangat cepat, sehingga saya merasa sangat santai karena tahu tidak akan kalah dalam posisi tersebut," jelas Javokhir Sindarov.
Setelah memastikan kemenangan, Sindarov mengungkapkan rasa syukur yang mendalam kepada tim pendukung yang telah mendampinginya. Ia tidak menampik bahwa beban mental yang dirasakannya selama fase akhir turnamen sangatlah menguras energi.