PORTAL7.CO.ID - Kompetisi Premier League musim 2025/2026 memasuki fase penentuan yang sangat menegangkan menyusul jadwal pertemuan antara Manchester City dan Arsenal pekan depan. Duel akbar ini akan digelar di markas kebanggaan The Citizens, yaitu Etihad Stadium.

Pertandingan ini menjadi sorotan utama karena statusnya yang sangat krusial dalam perburuan gelar juara musim ini. Kemenangan telak Manchester City atas Chelsea pada Minggu (12/4/2026) sukses memangkas selisih poin dengan pemuncak klasemen, Arsenal, menjadi hanya enam angka.

Kemenangan 3-0 yang diraih Manchester City di Stamford Bridge atas Chelsea akhir pekan lalu secara signifikan memperketat persaingan di papan atas klasemen sementara Premier League. Hal ini menciptakan atmosfer final sebelum kedua tim bertemu langsung.

Manajer Manchester City, Pep Guardiola, menegaskan betapa pentingnya laga kandang yang akan datang tersebut bagi timnya. "Pertandingan melawan Arsenal di Stadion Etihad akan terasa seperti partai final bagi kami," kata Pep Guardiola, sebagaimana dilansir dari enamplus.liputan6.com.

Saat ini, Arsenal masih unggul dalam jumlah pertandingan yang tersisa, yaitu enam laga, sementara Manchester City memiliki satu laga lebih banyak dengan total tujuh pertandingan sisa. Perbedaan tipis ini menambah intensitas persaingan menjelang akhir musim.

Dilansir dari sport.detik.com, Arsenal diketahui memiliki komposisi jadwal yang dinilai relatif lebih seimbang dan sedikit lebih ringan di sisa musim. The Gunners akan menjalani tiga laga kandang dan tiga laga tandang.

Setelah melakoni lawatan krusial ke markas City, Arsenal dijadwalkan akan berhadapan dengan Newcastle United, Fulham, West Ham United, Burnley, dan menutup musim melawan Crystal Palace. Mayoritas lawan mereka berada di papan tengah dan bawah klasemen.

Sementara itu, Manchester City harus menghadapi jadwal yang cukup padat dalam tujuh pertandingan sisa mereka. Selain Arsenal, mereka juga harus bertemu Burnley, Everton, Brentford, AFC Bournemouth, Aston Villa, dan Crystal Palace.

Keberadaan Aston Villa dalam daftar lawan Manchester City dianggap sebagai potensi batu sandungan yang bisa menyulitkan langkah skuad asuhan Pep Guardiola tersebut dalam upaya mengejar poin. Margin kesalahan bagi kedua tim kini sangat tipis mengingat jumlah pertandingan yang terus berkurang.