PORTAL7.CO.ID - Situasi menjelang pertandingan derby antara Rapid dan Dinamo pada Sabtu (14/3/2026) diwarnai insiden yang tidak menyenangkan dan mengganggu jalannya pertandingan. Kericuhan yang melibatkan suporter kedua kubu terjadi bahkan sebelum laga resmi dimulai di stadion Giulești.
Insiden bermula ketika kelompok suporter Dinamo melakukan konvoi menuju stadion setelah berkumpul di markas mereka, stadion "Ștefan cel Mare". Perjalanan ini sebagian besar dilakukan menggunakan moda transportasi publik, yaitu metro.
Setibanya di stasiun metro Basarab, suasana langsung memanas akibat ulah sejumlah suporter yang menyalakan obor dan petasan. Tindakan ini disertai dengan teriakan slogan-slogan rasis yang diarahkan kepada kubu tim lawan, Rapid.
Akibat penggunaan bahan piroteknik yang masif, stasiun Basarab dilaporkan dipenuhi asap tebal selama beberapa waktu. Hal ini secara signifikan menyebabkan penurunan kualitas udara di area tersebut dalam durasi yang cukup lama.
Selain kegaduhan di stasiun metro, beberapa suporter Dinamo dilaporkan terlibat perselisihan dengan aparat kepolisian. Ketegangan muncul setelah mereka dilarang melanjutkan perjalanan mereka melalui jalur darat menuju arena pertandingan.
Kekerasan fisik pun sempat terjadi di tengah kerumunan, di mana seorang suporter dilaporkan mengalami luka di kepala hingga berlumuran darah dan memerlukan penanganan medis. Informasi ini didapatkan dari laporan perkembangan situasi di lapangan.
Menjelang derby tersebut, salah seorang perwakilan klub, Victor Angelescu, sempat menyampaikan imbauan kepada para pendukung. Ia berharap agar para penggemar dapat menahan diri dari menyalakan obor dan petasan di stadion.
Victor Angelescu menyoroti bahwa klub saat ini berada di ambang penangguhan hukuman akibat perilaku suporter di pertandingan sebelumnya. Ia juga mengingatkan pentingnya pertandingan tersebut dan mendesak tim agar berjuang maksimal untuk meraih kemenangan.
Sementara itu, jalannya pertandingan berjalan ketat dan wasit Istvan Kovacs mengambil keputusan penting melalui bantuan VAR. Keputusan tersebut berbuah penalti untuk keunggulan Dinamo pada menit kedelapan setelah adanya pelanggaran di kotak terlarang.