PORTAL7.CO.ID - CEO UFC, Dana White, telah mengonfirmasi status pensiun petarung legendaris Jon Jones dari dunia olahraga tarung bebas. Keputusan ini mengakhiri spekulasi mengenai kemungkinan Jones tampil dalam acara besar UFC di Gedung Putih pada Maret 2026.
White secara eksplisit membantah rumor yang menyebutkan bahwa Jones sempat dipertimbangkan untuk mengisi kartu utama acara bersejarah tersebut. Laga utama yang akhirnya diisi oleh Ilia Topuria melawan Justin Gaethje menjadi penanda bahwa Jones tidak termasuk dalam rencana utama UFC.
Kekhawatiran utama White terkait keandalan Jones diakui berasal dari berbagai masalah pribadi di masa lalu yang pernah dihadapi oleh mantan juara dua divisi tersebut. Selain itu, kondisi fisik Jones menjadi sorotan utama dalam penentuan nasib karier bertarungnya.
Dana White menyampaikan penegasannya ini saat konferensi pers pasca UFC 326, menegaskan bahwa nama Jon Jones tidak pernah ada dalam pertimbangan untuk pertarungan di White House. "Tidak pernah, sekalipun, saya terpikir menempatkan Jon Jones bertarung di White House," ujar Dana White dikutip dari mmafighting.com saat konferensi pers usai UFC 326.
Menurut pandangan White, Jones kini menghadapi masalah kesehatan signifikan pada bagian pinggulnya, termasuk indikasi radang sendi yang membutuhkan tindakan operasi penggantian pinggul. Kondisi ini semakin terlihat jelas setelah Jones berpartisipasi dalam pertandingan flag football baru-baru ini.
Meskipun kubu Jones mengklaim adanya proses negosiasi yang berjalan, White menegaskan bahwa ia telah mengirimkan pesan resmi kepada pengacara Jones yang menyatakan kesepakatan pertarungan tidak akan pernah terjadi.
Newcastle United Siapkan Restrukturisasi Besar Skuat pada Jendela Transfer Musim Panas 2026
Di sisi lain, juara interim Tom Aspinall memberikan pembelaan terhadap Jon Jones terkait perselisihan mengenai kontrak dan kompensasi dengan pihak promotor UFC. Aspinall secara terbuka mengkritik struktur penggajian petarung yang diterapkan oleh organisasi tersebut.
Aspinall menekankan bahwa warisan finansial seorang petarung seperti Jones harus dihormati sepenuhnya oleh UFC. Ia berpendapat figur utama seperti Jones dan Conor McGregor adalah motor penggerak pendapatan utama yang pantas menerima kompensasi lebih tinggi.
"Jones telah menjadi bintang utama pay-per-view selama lebih dari 10 tahun," tutur Tom Aspinall sebagaimana dilaporkan bvmsports.com dalam sebuah pernyataan baru-baru ini.