PORTAL7.CO.ID - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. kembali menunjukkan kinerja positif yang signifikan dalam upaya mendukung program inklusi keuangan di kalangan pelajar di Indonesia. Pencapaian ini berfokus pada peningkatan kepemilikan rekening Tabungan Simpanan Pelajar atau yang dikenal sebagai SimPel.

Secara spesifik, bank BUMN tersebut mencatat pertumbuhan yang cukup substansial pada program SimPel tersebut. Pertumbuhan secara tahunan yang berhasil dicapai oleh Bank Mandiri dilaporkan mencapai angka sebesar 12 persen.

Pertumbuhan signifikan ini terhitung hingga periode Maret 2026, menandai kemajuan nyata dalam penetrasi layanan perbankan bagi sektor pendidikan. Angka ini mengindikasikan keberhasilan inisiatif yang telah dijalankan oleh pihak bank selama periode tersebut.

Hingga akhir periode Maret 2026, total kepemilikan rekening SimPel yang dikelola oleh Bank Mandiri telah berhasil menyentuh angka fantastis, yaitu 966.000 akun aktif. Jumlah ini menunjukkan peningkatan adopsi produk tabungan khusus pelajar.

Pencapaian jumlah rekening yang melampaui angka hampir satu juta ini menjadi indikasi kuat bahwa kesadaran finansial di kalangan siswa sedang mengalami peningkatan yang berarti. Hal ini berlaku untuk siswa dari jenjang pendidikan dasar hingga sekolah menengah atas.

Program SimPel memang dirancang untuk menanamkan kebiasaan menabung sejak dini kepada para pelajar di seluruh tingkatan pendidikan formal. Hal ini sejalan dengan upaya nasional untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat muda.

"Bank BUMN ini mencatat bahwa jumlah rekening Tabungan Simpanan Pelajar (SimPel) telah tumbuh sebesar 12 persen secara tahunan," demikian keterangan yang disampaikan mengenai perkembangan positif tersebut.

Lebih lanjut, peningkatan ini juga menjadi cerminan bahwa berbagai upaya edukasi keuangan yang dilakukan oleh lembaga perbankan mulai membuahkan hasil nyata di lapangan. Hal ini berdampak positif pada peningkatan literasi finansial siswa.

"Pencapaian ini merupakan indikasi nyata meningkatnya kesadaran finansial di kalangan siswa dari jenjang pendidikan dasar hingga menengah atas," demikian ditegaskan mengenai dampak dari pertumbuhan rekening tersebut.