PORTAL7.CO.ID - Klub raksasa Inggris, Chelsea, tengah menghadapi periode yang sangat menantang setelah menerima sanksi berat dari Premier League. Tekanan ini diperparah dengan tersingkirnya mereka dari kompetisi Liga Champions baru-baru ini.

Sanksi yang dijatuhkan oleh Premier League mencakup denda finansial sebesar 11,5 juta euro. Selain itu, klub juga dihadapkan pada larangan melakukan aktivitas transfer pemain selama satu tahun penuh ke depan.

Pelanggaran ini bersumber dari ketidaksesuaian dalam pelaporan informasi keuangan klub. Isu ini mencakup investasi pihak ketiga terkait pengembangan pemain muda yang terjadi antara tahun 2011 hingga 2018, saat Roman Abramovich masih menjabat sebagai pemilik klub.

Di sisi lapangan, performa tim juga mengalami penurunan signifikan dalam beberapa pertandingan terakhir. Chelsea baru-baru ini menelan kekalahan telak 5-2 saat melawat ke markas Paris Saint-Germain (PSG).

Kekalahan domestik juga turut menghantam moral skuad, setelah mereka menyerah 0-1 saat menjamu Newcastle United di Stamford Bridge dalam lanjutan Liga Primer.

Situasi semakin memburuk ketika mereka kembali menghadapi PSG di kandang dan harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 0-3. Liam Rosenior menyayangkan minimnya perlawanan yang ditunjukkan oleh timnya selama pertandingan krusial tersebut.

Liam Rosenior mengungkapkan bahwa ia terpaksa membuat keputusan sulit terkait komposisi pemain utama saat menghadapi PSG. Hal ini termasuk keputusan untuk mengganti Joao Pedro, Palmer, Enzo Fernández, dan Cucurella di tengah pertandingan.

Di tengah ketidakpastian klub, masa depan gelandang andalan mereka, Enzo Fernández, juga menjadi sorotan utama. Ia memberikan respons yang ambigu ketika ditanya mengenai komitmennya untuk musim depan.

Enzo Fernández menyatakan bahwa fokusnya saat ini adalah menyelesaikan sisa musim yang ada. "Saya tidak tahu. Sekarang saya berpikir di sini. Ada delapan pertandingan tersisa dan Piala FA. Setelah itu ada Piala Dunia dan kemudian kita akan lihat," kata Enzo Fernandez.