PORTAL7.CO.ID - Sejumlah pengguna Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi, khususnya Pertalite, belakangan ini melaporkan adanya kendala teknis saat melakukan transaksi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Permasalahan yang sering muncul meliputi hilangnya kode QR atau munculnya notifikasi bahwa jatah kuota pembelian harian telah habis.

Fenomena ini terjadi seiring dengan upaya Pertamina dalam melakukan penyesuaian data konsumen untuk memastikan penyaluran BBM bersubsidi benar-benar tepat sasaran sesuai kebijakan pemerintah. Langkah digitalisasi ini menuntut konsumen untuk memahami prosedur teknis yang berlaku.

Dilansir dari Detik Oto, bagi konsumen yang mendapati kuota tertulis habis padahal secara fisik masih tersedia, terdapat langkah pengaturan ulang yang perlu dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut. Layanan konsumen Pertamina 135 telah menyediakan panduan spesifik bagi pemilik kendaraan yang mengalami hambatan transaksi.

Langkah utama yang disarankan adalah melakukan reset pada kode QR yang terdaftar di akun MyPertamina pengguna. Proses reset ini bertujuan agar sistem dapat segera memperbarui status penggunaan kuota secara otomatis.

"Pengguna disarankan untuk segera melakukan reset kode QR agar sistem dapat memperbarui status penggunaan. Proses reset ini secara otomatis akan menonaktifkan kode lama sehingga tidak dapat disalahgunakan oleh pihak lain yang tidak bertanggung jawab," demikian penjelasan dari pihak terkait.

Selain melakukan reset, pengguna juga diinstruksikan untuk mengubah pengaturan pembelian menjadi fitur "QR Only" pada aplikasi. Hal ini merupakan bagian dari mekanisme pembaruan data kuota harian.

"Kemudian untuk pengguna Pertalite, ubah setting pembelian menggunakan fitur QR Only. Kuota akan di-reset setiap hari pukul 00.00, silakan coba bertransaksi kembali setelah kuota di-reset," jelas panduan yang diberikan.

Apabila setelah pembaruan tersebut kode QR masih gagal terbaca atau tidak dapat diunduh, konsumen diimbau untuk segera menghubungi saluran resmi Pertamina. Konsumen dapat menghubungi Call Center 135 untuk mendapatkan tindak lanjut lebih lanjut dari pihak penyedia energi.

Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber Referensi: Infonasional. Kami menggunakan teknologi AI untuk menyajikan informasi ini kembali.