PORTAL7.CO.ID - Presiden Federasi Sepak Bola Portugal (FPF), Pedro Proença, secara terbuka menyuarakan target besar timnas Portugal untuk mengamankan gelar juara pada perhelatan Piala Dunia yang akan datang. Pernyataan tegas ini disampaikan oleh Proença menjelang agenda pertandingan uji coba penting melawan Meksiko.

Menurut Proença, generasi pemain Portugal saat ini dinilai memiliki kualitas yang sangat mumpuni dan siap bersaing di level tertinggi. Hal ini menunjukkan optimisme tinggi dari jajaran petinggi federasi menjelang turnamen akbar tersebut.

Proença menyampaikan keyakinannya mengenai potensi skuad yang ada saat ini. "Kami adalah kandidat juara, kita harus mengakuinya tanpa rasa takut. Rakyat Portugal layak memiliki harapan bahwa impian ini akan terwujud di Piala Dunia ini," ungkap Pedro Proença, dikutip dari abola.pt.

Pertandingan persahabatan Portugal melawan Meksiko dijadwalkan berlangsung di Stadion Azteca yang bersejarah. Stadion ikonik tersebut baru saja rampung menjalani proses renovasi ekstensif selama hampir dua tahun sebagai persiapan menjadi tuan rumah Piala Dunia untuk kali ketiga.

Fasilitas di Stadion Azteca kini telah ditingkatkan secara signifikan untuk menyambut turnamen besar. Dilansir dari flashscore.pt, kapasitas stadion kini mencapai hampir 88 ribu penonton, menunjukkan kesiapan infrastruktur Meksiko.

Selain peningkatan kapasitas, kualitas lapangan juga menjadi fokus utama renovasi di Azteca. Lapangan tersebut kini menggunakan teknologi rumput hibrida canggih, yang memadukan 95 persen rumput alami dengan serat sintetis sesuai standar ketat FIFA.

Meskipun timnas Portugal akan tampil tanpa kehadiran megabintang Cristiano Ronaldo, tim asuhan Roberto Martínezz dianggap tetap menjadi lawan yang sangat menantang bagi Meksiko. Laga ini juga krusial bagi Portugal untuk beradaptasi dengan kondisi ketinggian di Mexico City, yaitu sekitar 2.200 meter di atas permukaan laut.

Proença menambahkan bahwa proses seleksi 26 pemain untuk skuad final Piala Dunia menjadi pekerjaan yang sangat sulit bagi sang pelatih. Hal ini disebabkan oleh melimpahnya pemain berkualitas tinggi yang telah dihasilkan oleh klub-klub Portugal dalam beberapa tahun terakhir.

Sementara itu, kubu tuan rumah, Meksiko yang dibina oleh Javier Aguirre, juga sedang fokus mematangkan berbagai skema permainan. Meksiko dikabarkan menghadapi tantangan tersendiri karena kehilangan 12 pemain kunci akibat cedera, termasuk kapten tim Edson Alvarez dan penyerang andalan Santiago Gimenez.