PORTAL7.CO.ID - Pertandingan leg pertama semifinal Liga Champions yang mempertemukan Atletico Madrid dan Arsenal pada Kamis (30/4) dini hari WIB berakhir tanpa pemenang. Laga sengit yang digelar di markas Atletico tersebut harus puas dengan skor imbang 1-1 bagi kedua belah pihak.
Hasil imbang ini ternyata membawa catatan sejarah baru yang cukup unik bagi kedua kesebelasan dalam kancah tertinggi antarklub Eropa. Arsenal dan Atletico Madrid kini resmi memegang predikat sebagai tim yang paling sering berpartisipasi di ajang ini namun belum pernah mencicipi gelar juara.
Informasi mengenai pencapaian sejarah yang tidak biasa ini dikumpulkan berdasarkan data statistik performa klub selama berkompetisi di Eropa. "Kedua kesebelasan kini memegang rekor sebagai tim yang paling sering berpartisipasi di Liga Champions namun belum pernah sekalipun mengangkat trofi juara," dikutip dari Detik Sport.
Secara terperinci, Arsenal tercatat telah mengumpulkan total 223 penampilan sepanjang keikutsertaan mereka di ajang paling bergengsi ini. Jumlah tersebut merupakan akumulasi sejak kompetisi masih menggunakan format lama, yakni European Cup, hingga format modern saat ini.
Sementara itu, Atletico Madrid membuntuti di posisi kedua dengan catatan total 190 pertandingan yang telah mereka jalani di Liga Champions. Data historis ini menunjukkan betapa konsistennya kedua tim bersaing di level tertinggi meski keberuntungan belum berpihak pada laga puncak.
Perjalanan The Gunners untuk meraih trofi sebenarnya pernah hampir membuahkan hasil manis pada musim 2005/06 silam. Kala itu, Arsenal berhasil menembus babak final namun harus mengakui keunggulan Barcelona dengan skor tipis 1-2 di akhir laga.
Upaya Diplomasi Sepak Bola Gianni Infantino di Kongres FIFA Vancouver Menuai Sorotan Global
Di sisi lain, Atletico Madrid memiliki catatan yang lebih dramatis karena telah berhasil mencapai partai puncak sebanyak tiga kali sepanjang sejarah klub. Skuad berjuluk Los Rojiblancos ini gagal di final saat melawan Bayern Munich pada 1974, serta dua kali kalah menyakitkan dari Real Madrid pada 2014 dan 2016.
Pada jalannya pertandingan semifinal terbaru, Arsenal sempat membuka harapan melalui gol pembuka yang dicetak oleh Viktor Gyokeres. Gol tersebut lahir melalui eksekusi penalti yang tenang setelah terjadi pelanggaran di area terlarang Atletico Madrid.
Namun, keunggulan tim asal London tersebut tidak bertahan lama setelah Julian Alvarez berhasil menyamakan kedudukan bagi tuan rumah. Menariknya, gol balasan dari Atletico Madrid ini juga tercipta melalui titik putih yang membuat skor menjadi imbang hingga peluit panjang.