Sebuah operasi penyelamatan dramatis dilakukan oleh tim pemadam kebakaran di Kabupaten Trenggalek untuk menolong seekor hewan ternak. Seekor kerbau bule berukuran besar dilaporkan terperosok ke dalam lubang pembuangan kotoran atau septic tank. Kejadian ini sempat menghebohkan warga sekitar yang menyaksikan proses evakuasi yang cukup rumit tersebut.

Peristiwa ini menimpa hewan ternak milik Eko Pujihartono yang berlokasi di Desa Widoro, Kecamatan Gandusari, Trenggalek. Pemilik baru menyadari kondisi kerbaunya pada Selasa (24/2/2026) pagi saat hendak mengecek kandang. Diduga kuat, hewan bernilai tinggi tersebut sudah terjatuh dan terjebak di dalam lubang sejak malam hari sebelumnya.

Menyadari hewan peliharaannya dalam bahaya, pemilik segera menghubungi petugas untuk meminta bantuan profesional. Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Trenggalek kemudian merespons cepat dengan mengirimkan delapan personel ke lokasi kejadian. Tim penyelamat menemukan kerbau tersebut sudah dalam kondisi lemas di dalam kolam yang penuh dengan kotoran.

Burhanudin, selaku Kasi Penyelamatan Kebakaran dan Non Kebakaran Satpol PP dan Kebakaran, memberikan keterangan terkait kronologi penanganan tersebut. "Pagi tadi kami menerima laporan dari warga yang meminta bantuan untuk mengevakuasi kerbaunya yang terjebak di septic tank ternak," jelas Burhanudin. Petugas langsung menyusun strategi agar proses pengangkatan tidak melukai hewan tersebut.

Proses evakuasi yang berlangsung selama kurang lebih satu jam ini membutuhkan keahlian dan peralatan khusus. Petugas harus turun ke area septic tank untuk mengikatkan tali tambang ke tubuh kerbau dengan simpul yang kuat. Berat badan kerbau yang mencapai 500 kilogram menjadi kendala utama bagi para petugas di lapangan.

Untuk mengangkat beban yang sangat berat itu, petugas memanfaatkan alat penarik elektrik atau winch yang terpasang pada mobil damkar. Tali yang sudah terikat pada tubuh kerbau ditarik secara perlahan dan hati-hati agar posisi hewan tetap stabil. "Alhamdulillah kerbau bisa kaki evakuasi dengan selamat," ungkap Burhan sesaat setelah kerbau berhasil dikeluarkan dari lubang.

Keberhasilan evakuasi ini menjadi angin segar bagi pemiliknya mengingat nilai ekonomi kerbau bule tersebut yang sangat tinggi. Hewan ternak tersebut diperkirakan memiliki harga jual mencapai Rp 25 juta di pasaran. Kerja keras tim Damkar Trenggalek dalam misi penyelamatan non-kebakaran ini pun mendapat apresiasi besar dari masyarakat setempat.

Sumber: Infonasional

https://www.infonasional.com/damkar-trenggalek-evakuasi-kerbau-bule