PORTAL7.CO.ID - Tim nasional Turki resmi mengunci satu tempat di putaran final Piala Dunia 2026, mengakhiri penantian selama 24 tahun. Kepastian ini diraih setelah mereka berhasil menundukkan Kosovo dalam laga penentuan di babak play-off Jalur C.

Pertandingan krusial tersebut berlangsung di Stadion Fadil Vokrri, Pristina, pada Rabu dini hari WIB. Turki sukses memetik kemenangan tipis dengan skor akhir 1-0 atas tuan rumah.

Gol tunggal yang menjadi penentu kemenangan tersebut berhasil disarangkan oleh Kerem Akturkoglu. Gol tersebut tercipta pada babak kedua, tepatnya di menit ke-53, yang memastikan langkah skuad asuhan Vincenzo Montella ke pesta sepak bola global.

Dilansir dari antaranews.com, hasil positif ini membawa tim berjuluk Ay-Yildizlilar tersebut melaju ke putaran final Piala Dunia 2026. Pencapaian ini menjadi yang perdana bagi mereka sejak terakhir kali berpartisipasi dan meraih posisi juara ketiga pada edisi tahun 2002.

Di putaran final nanti, Turki diproyeksikan akan menempati Grup D. Mereka akan menghadapi persaingan ketat melawan tim nasional Amerika Serikat, Paraguay, dan Australia dalam perebutan tiket lolos ke babak gugur.

Sejak awal laga, Turki langsung mengambil inisiatif serangan untuk menekan pertahanan Kosovo. Peluang pertama sempat tercipta melalui tendangan dari Orkun Kokcu, namun bola masih melintas di sisi gawang yang dijaga oleh kiper lawan.

Sementara itu, Kosovo yang mengincar sejarah lolos pertama kali sejak mendeklarasikan kemerdekaan pada 2008 memberikan perlawanan yang sangat sengit. Salah satu ancaman datang dari tendangan Fisnik Asllani yang hampir merobek jala Turki, namun berhasil digagalkan oleh penyelamatan gemilang kiper Ugurcan Cakir.

Kebuntuan dalam laga tersebut akhirnya terpecahkan delapan menit setelah babak kedua dimulai. Kerem Akturkoglu berhasil memanfaatkan celah pertahanan lawan untuk membawa Turki unggul 1-0, keunggulan yang bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Setelah mendapatkan keunggulan, Kenan Yildiz dan rekan-rekan memilih untuk memperkuat sektor pertahanan mereka. Kosovo sempat meningkatkan intensitas serangan guna mencari gol penyeimbang, namun koordinasi lini belakang Turki tetap solid dalam meredam setiap upaya serangan lawan.