PORTAL7.CO.ID - Tim nasional Kenya dijadwalkan untuk menghadapi Grenada dalam laga penentuan tempat ketiga pada ajang FIFA Series 2026. Pertandingan krusial ini akan dilaksanakan di Stade Amahoro, Kigali, Rwanda, pada Senin, 30 Maret 2026, tepat pukul 21.00 WIB.

Duel ini mempertemukan dua negara dengan perbedaan peringkat FIFA yang cukup mencolok, sebagaimana dilansir dari mistar.id. Kenya saat ini menempati posisi ke-113 dalam peringkat global FIFA, sementara Grenada berada jauh di urutan ke-164.

Kenya harus puas bertanding di perebutan posisi ketiga setelah mengalami kegagalan di babak semifinal. Mereka hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Estonia di waktu normal, sebelum akhirnya kalah tipis 4-5 dalam drama adu penalti yang menegangkan.

Menyongsong laga penting ini, skuad Kenya dipastikan akan kehilangan salah satu pemain kunci mereka, yaitu penyerang sayap Job Ochieng. Pemain yang saat ini berkarier di klub Spanyol tersebut mengalami cedera hamstring saat berhadapan dengan Estonia pada menit ke-40.

Pelatih Kenya, Benni McCarthy, telah mengonfirmasi keputusan untuk memulangkan Ochieng demi pemulihan yang optimal. "Job mengalami sedikit tarikan pada hamstringnya. Kami membuat keputusan untuk mengirimnya kembali ke klubnya untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut," ujar Benni McCarthy dikutip dari pulsesports.co.ke.

Absennya Ochieng membuka peluang besar bagi pemain lain untuk mengambil peran utama di lini serang Kenya. Nama-nama seperti Ben Stanley diprediksi akan mengisi posisi utama, bersama dengan potensi menit bermain lebih banyak bagi Duke Abuya, Alpha Onyango, dan Clarke Oduor.

Sementara itu, Grenada melangkah ke laga perebutan tempat ketiga setelah menerima kekalahan telak 0-4 dari tuan rumah Rwanda di semifinal turnamen. Meskipun demikian, tim asal Karibia ini sempat menunjukkan performa baik dengan kemenangan besar atas Kepulauan Virgin AS dan Kuba sebelumnya.

Benni McCarthy menekankan bahwa partisipasi dalam FIFA Series ini merupakan bagian integral dari persiapan menuju turnamen besar AFCON 2027. Ia berharap para pemainnya dapat menunjukkan intensitas permainan yang jauh lebih tinggi dibanding pertandingan sebelumnya.

Pertemuan antara Kenya dan Grenada dalam catatan sejarah sepak bola internasional terbilang jarang terjadi. Kondisi ini diperkirakan akan mendorong kedua tim untuk menampilkan permainan yang lebih terbuka guna mengeksplorasi kekuatan dan kelemahan lawan.