PORTAL7.CO.ID - Wuling Motors telah mengumumkan secara resmi rencana mereka untuk memulai ekspor model terbarunya, Wuling Eksion, yang diproduksi di fasilitas mereka di Cikarang, Jawa Barat. Langkah ini menandai ekspansi pasar internasional pertama untuk SUV yang dirakit secara lokal tersebut.
Negara tujuan pertama yang telah ditetapkan untuk pengiriman perdana unit Wuling Eksion ini adalah Brunei Darussalam. Pengumuman penting ini disampaikan langsung dalam acara peluncuran resmi kendaraan tersebut yang diadakan di Jakarta Selatan pada hari Rabu, 22 April 2026, dilansir dari Detik Oto.
Keputusan untuk menjadikan Brunei sebagai pasar ekspor perdana didasarkan pada performa penjualan produk Wuling sebelumnya yang dinilai sangat memuaskan di negara tersebut. Hal ini menunjukkan adanya kepercayaan berkelanjutan terhadap merek tersebut di pasar Brunei.
Ricky Christian, Direktur Pemasaran Wuling Motors, menjelaskan fokus perusahaan saat ini adalah memperkuat jangkauan ekspor melalui model terbaru ini. Ia menegaskan bahwa Brunei dipilih sebagai destinasi awal berdasarkan rekam jejak positif yang sudah ada.
"Eksion tentu menjadi fokus kita juga untuk pasar ekspor dan negara pertama juga adalah negara Brunei Darussalam yang sebelumnya sudah diekspor untuk produk sebelumnya Darion," ujar Ricky Christian, Marketing Director Wuling Motors.
Manajemen Wuling menyatakan optimisme tinggi mengenai penerimaan pasar di Brunei, meskipun rincian volume pengiriman spesifik belum diungkapkan kepada publik. Keyakinan ini didorong oleh tren pertumbuhan positif segmen SUV yang kini mendominasi pasar otomotif di Brunei.
Jasa Marga Tanggung Jawab Penuh Kerusakan Ban Pengguna Tol Jagorawi Akibat Perkerasan Jalan
"Jumlahnya belum ada informasi detail, tapi rasanya di pasar Brunei juga segmen SUV cukup menjadi segmen yang dominan," tambahnya.
Saat ini, persiapan logistik dan proses administrasi sedang dalam tahap finalisasi untuk memastikan jadwal pengiriman perdana dapat terlaksana sesuai target. Perusahaan memproyeksikan kegiatan ekspor ini akan mulai berjalan secara aktif pada bulan Mei 2026.
"Per bulan depan harusnya sudah bisa jalan secara estimasi," lanjutnya.