PORTAL7.CO.ID - PT Wuling Motors secara resmi memperkenalkan model terbarunya, Wuling Eksion, sebagai SUV tujuh penumpang pertama di pasar Indonesia yang mengusung teknologi elektrifikasi ganda. Peluncuran ini dilaksanakan pada hari Rabu, 22 April 2026, dalam sebuah acara besar di Mall Kota Kasablanka, Jakarta.
Kendaraan ini menawarkan dua opsi tenaga penggerak yang berbeda kepada konsumen, yaitu varian mobil listrik murni (EV) dan varian Plug-in Hybrid (PHEV). Opsi ini memberikan fleksibilitas bagi konsumen yang ingin beralih ke mobilitas ramah lingkungan.
Untuk varian Wuling Eksion EV, pabrikan mengklaim bahwa mobil ini mampu menempuh jarak hingga 530 kilometer dalam sekali pengisian daya, berdasarkan standar pengujian CLTC, didukung oleh baterai berkapasitas 69,2 kWh. Sementara itu, varian PHEV menggabungkan mesin bensin 1.5L dengan baterai berkapasitas 20,5 kWh.
Harga Pajak Tahunan Toyota Kijang Innova Zenix 2026 di Jakarta Melonjak, Tembus Rp 7 Jutaan
Dikutip dari Wuling Motors, varian PHEV diklaim mampu menawarkan jarak tempuh gabungan yang sangat jauh, yakni melebihi 1.000 kilometer. Kombinasi mesin konvensional dan listrik ini menjanjikan efisiensi tinggi dalam perjalanan jarak jauh.
Produk ini merupakan kendaraan kedua dari Wuling yang dibangun di atas platform Wonder Flexible Modular (WFMS), sebuah arsitektur yang dirancang untuk mendukung berbagai sistem penggerak elektrifikasi. Hal ini disampaikan oleh Product Planning Wuling Motors, Aji Ibrahim.
"Wuling Eksion yang mengusung semangat Exploring Family Journeys hadir sebagai SUV 7-seater pertama di Indonesia yang dilengkapi dengan pilihan teknologi EV dan Plug-in Hybrid. Tidak hanya itu, SUV terbaru ini juga sekaligus menjadi produk kedua Wuling yang mengaplikasikan platform Wonder Flexible Modular atau WFMS," papar Aji Ibrahim, Product Planning Wuling Motors.
Menariknya, struktur harga di Indonesia menunjukkan bahwa varian listrik murni (EV) lebih terjangkau dibandingkan dengan versi hibrida. Per April 2026, Eksion EV tipe CE dibanderol mulai dari Rp399 juta, sedangkan varian PHEV tipe serupa dijual seharga Rp449 juta.
Perbedaan harga ini kontras dengan situasi yang terjadi pada model kembarannya di Beijing Auto Show 2026, yaitu Darion, di mana versi listrik justru lebih mahal. Seorang wiraniaga di booth SGMW mengungkapkan bahwa harga EV di China mencapai 110.000 RMB (sekitar Rp240 juta), sedangkan PHEV berada di bawah 100.000 RMB (sekitar Rp220 juta).
"Harga buat tipe EV 110.000 RMB, sedangkan PHEV di bawah 100.000 RMB. Jadi EV lebih mahal ketimbang yang PHEV," kata wiraniaga Wuling di Beijing.