PORTAL7.CO.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) baru saja merilis data prakiraan cuaca terbaru untuk wilayah Kabupaten Sukabumi, khususnya di Kecamatan Palabuhanratu dan sekitarnya. Bagi warga yang tinggal di pesisir selatan Jawa Barat maupun wisatawan yang berencana mengunjungi pantai, memahami dinamika cuaca sangat penting untuk menunjang kelancaran aktivitas luar ruangan.

Secara umum, kondisi cuaca di Palabuhanratu akan didominasi oleh langit berawan dengan potensi hujan ringan di beberapa titik waktu tertentu. Suhu udara yang cukup fluktuatif serta tingkat kelembapan yang tinggi menjadi catatan penting bagi masyarakat untuk tetap menjaga kondisi kesehatan di tengah cuaca yang tidak menentu ini.

Kondisi Cuaca Pagi hingga Siang

Mengawali hari di wilayah Palabuhanratu, cuaca diprediksi akan dimulai dengan kondisi cerah berawan pada pagi hari. Suhu udara berada di angka yang cukup sejuk, yakni sekitar 22 hingga 24 derajat Celsius. Namun, tingkat kelembapan udara terpantau sangat tinggi mencapai 91 hingga 93 persen, yang membuat udara pagi terasa cukup lembap dan basah.

Memasuki tengah hari, tepatnya menjelang pukul 11:00 WIB, suhu udara akan mengalami peningkatan hingga mencapai puncaknya di angka 28 derajat Celsius. Meskipun langit diprediksi berawan, potensi munculnya hujan ringan perlu diwaspadai terutama pada siang hari sekitar pukul 14:00 WIB. Pada saat hujan turun, suhu udara akan sedikit menurun ke angka 25 derajat Celsius dengan kelembapan yang tetap terjaga di atas 80 persen.

Prakiraan Sore dan Malam Hari

Menjelang sore hari, intensitas awan di langit Palabuhanratu diperkirakan masih cukup tebal. Pada pukul 17:00 WIB, kondisi cuaca diprediksi kembali stabil di posisi berawan dengan suhu udara yang mulai mendingin ke angka 23 hingga 25 derajat Celsius. Bagi Anda yang memiliki agenda di luar ruangan pada sore hari, kondisi ini tergolong cukup aman namun tetap disarankan untuk membawa pelindung hujan sebagai antisipasi.

Memasuki malam hari, cuaca cenderung tetap berawan secara konsisten hingga menjelang dini hari. Suhu udara akan terus menurun hingga menyentuh angka 22 derajat Celsius pada larut malam. Hal yang perlu diperhatikan adalah lonjakan kelembapan udara yang mencapai angka maksimal 94 persen. Kondisi kelembapan yang sangat tinggi ini seringkali memicu udara terasa lebih dingin dan memicu kabut tipis di wilayah dataran yang lebih tinggi di sekitar Sukabumi.

Peringatan Dini dan Tips Persiapan