Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) secara resmi merilis prakiraan cuaca terbaru untuk seluruh wilayah Jawa Timur pada Selasa, 24 Februari 2026. Sebagian besar daerah diprediksi akan mengalami kondisi langit yang didominasi awan tebal hingga turunnya hujan dengan intensitas ringan. Masyarakat diminta untuk tetap waspada dan memantau perkembangan cuaca secara berkala melalui saluran informasi resmi yang tersedia.
Suhu udara di wilayah Jawa Timur diperkirakan akan berada pada rentang yang cukup dinamis, yakni antara 17 hingga 32 derajat Celsius. Kondisi cuaca ini mencakup seluruh 38 kabupaten dan kota yang tersebar di berbagai penjuru provinsi paling timur di Pulau Jawa tersebut. Dominasi cuaca berawan ini menjadi pengingat penting bagi warga agar selalu siap menghadapi perubahan atmosfer yang bisa terjadi sewaktu-waktu.
Prakiraan cuaca ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan BMKG dalam memberikan informasi dini guna meminimalisir risiko bagi masyarakat luas. Mengingat musim hujan masih berlangsung di wilayah Indonesia, potensi perubahan cuaca yang signifikan sangat mungkin terjadi di lapangan. Oleh karena itu, perencanaan aktivitas luar ruangan harus dilakukan dengan pertimbangan matang terhadap kondisi langit terkini.
Pihak berwenang sangat menyarankan penggunaan alat pelindung diri bagi warga yang memiliki mobilitas tinggi di luar ruangan. Penggunaan payung, jas hujan, atau topi menjadi sangat esensial untuk mengantisipasi guyuran hujan ringan yang diprediksi terjadi secara merata. Kesadaran akan keselamatan diri menjadi prioritas utama di tengah kondisi cuaca yang cenderung tidak menentu seperti saat ini.
Dampak dari kondisi cuaca berawan dan hujan ringan ini diperkirakan akan memengaruhi berbagai sektor, mulai dari transportasi hingga kegiatan ekonomi warga. Meskipun intensitas hujan tergolong ringan, kondisi jalanan yang licin tetap memerlukan kewaspadaan ekstra bagi para pengendara kendaraan bermotor. Kehati-hatian di jalan raya sangat ditekankan guna menghindari potensi kecelakaan selama melakukan perjalanan di wilayah Jawa Timur.
Hingga saat ini, BMKG terus melakukan pembaruan data cuaca secara berkala untuk memastikan akurasi informasi bagi seluruh penduduk. Warga diimbau tidak hanya terpaku pada prakiraan pagi hari, namun juga terus memantau pembaruan informasi menjelang siang hingga sore hari. Langkah antisipatif ini sangat penting agar agenda harian masyarakat tidak terganggu oleh kendala cuaca yang tiba-tiba berubah drastis.
Melalui informasi prakiraan cuaca yang komprehensif ini, diharapkan masyarakat Jawa Timur dapat menjalankan aktivitas dengan lebih tenang dan terencana. Menjaga kesehatan tubuh di tengah transisi cuaca yang lembap juga menjadi poin krusial yang tidak boleh diabaikan oleh siapa pun. Tetaplah memperbarui informasi dari sumber terpercaya demi kelancaran dan kenyamanan rutinitas sepanjang hari Selasa ini.
Sumber: Infonasional