Umat Muslim di Kota Makassar kini memasuki fase penting dalam menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1447 Hijriah. Memasuki pekan kedua, kepastian waktu ibadah menjadi hal yang sangat krusial bagi warga setempat dalam mengatur aktivitas harian. Jadwal imsakiyah terbaru telah dirilis untuk memandu pelaksanaan ibadah harian masyarakat di ibu kota Sulawesi Selatan tersebut.
Periode jadwal yang dirilis mencakup tanggal 24 hingga 28 Februari 2026, yang bertepatan dengan 6 sampai 10 Ramadhan. Informasi ini sangat penting agar masyarakat dapat mempersiapkan diri dengan baik sebelum waktu subuh tiba setiap harinya. Selain waktu imsak, jadwal ini juga mencantumkan waktu berbuka puasa yang menjadi momen paling ditunggu oleh umat Muslim.
Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) menjadi otoritas resmi yang menyusun panduan waktu ibadah ini melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam. Penetapan waktu imsak dilakukan secara konsisten, yakni tepat sepuluh menit sebelum azan Subuh berkumandang di wilayah tersebut. Sementara itu, tanda berakhirnya puasa harian ditandai dengan berkumandangnya azan Maghrib sesuai koordinat geografis Makassar.
Berdasarkan data resmi dari situs bimasislam.kemenag.go.id, rincian waktu ibadah tersedia secara spesifik untuk lima hari berturut-turut. Pada Selasa, 24 Februari 2026, umat Muslim akan memulai puasa hari ke-6 Ramadhan dengan panduan waktu yang telah ditetapkan. Jadwal ini terus berlanjut hingga Sabtu, 28 Februari 2026, yang menandai genapnya sepuluh hari pertama bulan suci tahun ini.
Selain pengaturan waktu, panduan ini juga mengingatkan pentingnya melafalkan niat puasa sebelum memulai ibadah di esok hari. Bacaan niat "Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi syahri Ramadhana hadzihis sanati lillahi ta’ala" merupakan rukun yang tidak boleh terlewatkan. Kesungguhan dalam berniat diyakini akan memperkuat kekhusyukan serta kesiapan mental umat dalam menjalankan kewajiban tahunan ini.
Saat waktu berbuka tiba, masyarakat dianjurkan untuk membaca doa buka puasa sebagai bentuk rasa syukur kepada Sang Pencipta. Doa tersebut merupakan ungkapan terima kasih atas limpahan rezeki dan kasih sayang yang diberikan selama seharian penuh menahan lapar dan dahaga. Dengan mengikuti jadwal yang akurat, diharapkan tidak ada kekeliruan dalam menentukan waktu pembatalan puasa secara syar'i.
Panduan jadwal imsakiyah ini diharapkan dapat membantu warga Makassar dalam mengatur manajemen waktu secara efektif selama bulan suci. Kedisiplinan dalam mengikuti jadwal resmi dari Kemenag akan memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan dengan tertib dan lancar. Semoga seluruh umat Muslim di Makassar dapat meraih keberkahan maksimal dan ampunan di bulan Ramadhan 1447 H ini.
Sumber: Infonasional