Umat Muslim di Kota Banjarmasin kini memasuki hari ketujuh ibadah puasa Ramadhan 1447 Hijriah yang jatuh pada Rabu, 25 Februari 2026. Penentuan waktu ibadah yang akurat menjadi krusial agar masyarakat dapat menjalankan kewajiban dengan tenang dan tepat waktu. Jadwal resmi ini merujuk pada ketetapan yang telah disusun oleh otoritas keagamaan tertinggi di Indonesia.
Berdasarkan data resmi Kementerian Agama (Kemenag) RI, waktu imsak untuk wilayah Banjarmasin dan sekitarnya jatuh pada pukul 05.04 WITA. Selang sepuluh menit kemudian, adzan Subuh akan berkumandang tepat pada pukul 05.14 WITA sebagai tanda dimulainya waktu berpuasa. Sementara itu, momen yang paling dinanti yaitu waktu berbuka puasa atau Maghrib dijadwalkan pada pukul 18.43 WITA.
Penyusunan jadwal imsakiyah ini dilakukan secara sistematis melalui situs resmi Bimas Islam Kemenag untuk mempermudah akses informasi bagi masyarakat luas. Kemenag menetapkan waktu imsak sebagai peringatan dini sepuluh menit sebelum memasuki waktu shalat Subuh bagi umat Islam. Panduan ini diharapkan dapat membantu warga Kalimantan Selatan dalam mengatur ritme aktivitas harian selama bulan suci.
Sebelum memulai ibadah di hari ketujuh ini, setiap Muslim diwajibkan melafalkan niat puasa agar ibadahnya sah secara syariat. Bacaan niat tersebut adalah *Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi syahri Ramadhana hadzihis sanati lillahi ta’ala*. Niat ini merupakan bentuk komitmen spiritual untuk menjalankan kewajiban puasa karena Allah SWT sepanjang hari tersebut.
Selain waktu imsak, pemahaman mengenai doa berbuka puasa juga menjadi bagian penting dalam literasi ibadah Ramadhan tahun ini. Doa yang umum dilafalkan adalah *Allahummalakasumtu wabika aamantu wa’alarizqika afthortu birohmatikaya ar-hamarrahimin*. Ungkapan syukur ini mencerminkan rasa terima kasih seorang hamba atas rezeki dan kasih sayang Tuhan saat membatalkan puasa.
Masyarakat dapat memantau perubahan jadwal harian secara berkala melalui kanal digital resmi yang disediakan oleh pemerintah pusat. Digitalisasi jadwal imsakiyah ini bertujuan untuk meminimalisir kesalahan waktu yang mungkin terjadi akibat perbedaan koordinat geografis. Keakuratan waktu sangat ditekankan mengingat Banjarmasin memiliki zona waktu Indonesia bagian tengah yang sangat spesifik.
Dengan adanya jadwal yang terperinci ini, diharapkan umat Muslim di Kota Seribu Sungai dapat menjalankan ibadah dengan lebih khusyuk. Kedisiplinan dalam mengikuti waktu imsak dan berbuka menjadi salah satu kunci kualitas ibadah di bulan yang penuh berkah. Semoga seluruh rangkaian ibadah pada 7 Ramadhan 1447 H ini mendapatkan kelancaran serta keberkahan dari Tuhan Yang Maha Esa.
Sumber: Infonasional