Umat Muslim di Kota Samarinda kini memasuki hari ketujuh menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Penentuan waktu berbuka menjadi momen yang paling dinantikan oleh masyarakat setelah seharian penuh menahan lapar dan dahaga. Untuk hari Rabu, 25 Februari 2026, jadwal resmi telah dirilis agar warga dapat mempersiapkan diri dengan tepat sebelum waktu berbuka tiba.

Berdasarkan data yang dihimpun, waktu berbuka puasa di wilayah Samarinda dan sekitarnya jatuh bertepatan dengan berkumandangnya adzan Maghrib. Momentum ini menandai berakhirnya kewajiban berpuasa untuk satu hari penuh bagi umat Islam yang menjalankannya. Penting bagi warga untuk selalu memantau pembaruan waktu agar ibadah tetap berjalan sesuai syariat yang berlaku dan tidak terjadi kekeliruan.

Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia secara resmi telah menerbitkan jadwal imsakiyah sebagai panduan bagi seluruh umat Islam di tanah air. Jadwal ini mencakup waktu imsak, shalat fardhu, hingga waktu berbuka untuk berbagai kota besar di Indonesia, termasuk Samarinda. Pedoman tersebut bertujuan agar terdapat keseragaman waktu dalam menjalankan ibadah di tengah masyarakat yang heterogen.

Informasi mengenai jadwal ibadah ini bersumber langsung dari laman resmi bimasislam.kemenag.go.id yang dikelola secara kredibel oleh pemerintah. Sebagai catatan tambahan, pada awal Ramadhan yang jatuh tanggal 19 Februari 2026 lalu, waktu Maghrib di kota ini tercatat pada pukul 18.31 WITA. Referensi ini menjadi acuan utama bagi pengurus masjid dan warga dalam menentukan transisi waktu setiap harinya.

Ketersediaan jadwal yang akurat sangat membantu masyarakat dalam mengatur aktivitas harian mereka selama bulan suci ini. Dengan mengetahui waktu Maghrib secara pasti, warga dapat menyiapkan hidangan berbuka serta merencanakan ibadah shalat tarawih dengan lebih tenang. Ketepatan waktu ini juga meminimalisir keraguan umat dalam membatalkan puasa pada saat yang benar-benar telah ditentukan.

Selain memperhatikan waktu, umat Muslim juga dianjurkan untuk melafalkan doa berbuka puasa sebagai bentuk rasa syukur kepada Sang Pencipta. Salah satu doa yang umum digunakan adalah "Allahummalakasumtu wabika aamantu wa’alarizqika afthortu birohmatikaya ar-hamarrahimin". Doa tersebut mengandung makna mendalam tentang penyerahan diri dan rasa terima kasih atas rezeki serta kasih sayang yang diberikan Allah SWT.

Melalui panduan jadwal buka puasa Samarinda pada 25 Februari 2026 ini, diharapkan ibadah Ramadhan tahun ini berjalan lancar bagi seluruh warga. Masyarakat diimbau untuk terus menjaga kesehatan dan meningkatkan kualitas ibadah di sisa bulan suci yang penuh berkah. Semoga momen kebersamaan saat berbuka puasa dapat mempererat tali silaturahmi antarwarga di seluruh penjuru Kota Tepian.

Sumber: Infonasional

https://www.infonasional.com/jadwal-buka-puasa-samarinda-25-februari-2026