PORTAL7.CO.ID - Mantan kapten Timnas Italia, Leonardo Bonucci, memberikan pandangan kritis terkait kondisi sepak bola negaranya saat ini. Di tengah kegagalan Gli Azzurri menembus putaran final Piala Dunia sebanyak tiga kali berturut-turut, ia melihat perlunya perubahan besar di kursi kepelatihan.

Dalam sebuah kesempatan di ajang Laureus World Sports Awards di Madrid pada Selasa, 21 April 2026, Bonucci secara terbuka mengusulkan nama Pep Guardiola. Ia meyakini manajer Manchester City tersebut memiliki kapasitas untuk membawa modernisasi ke dalam sistem permainan Italia yang kini dianggap kehilangan identitas.

"Jika boleh berharap, saya akan mau Italia dilatih Pep Guardiola karena kedatangannya bakal membuat perubahan drastis di dalam tim," tegas Leonardo Bonucci dilansir dari Marca.

Meskipun menyadari bahwa mendatangkan pelatih kelas dunia seperti Guardiola bukanlah perkara mudah bagi federasi, Bonucci tetap optimistis. Baginya, aspirasi untuk kemajuan tim nasional tidak boleh dibatasi oleh realitas yang sulit sekalipun.

"Saya tahu itu akan sangat sulit, tapi yang namanya mimpi, boleh-boleh saja bukan?" sambung Leonardo Bonucci yang mencatatkan 121 penampilan bersama tim nasional tersebut.

Selain faktor pelatih, Bonucci menekankan bahwa fondasi pertahanan harus menjadi prioritas utama dalam proses rekonstruksi. Hal ini dianggap penting agar Italia kembali disegani sebagai tim besar yang memiliki sejarah kuat sebagai pemenang gelar juara dunia.

"Yang terpenting adalah membangun kembali sepak bola Italia dari nol, dimulai dari lini pertahanan," kata Leonardo Bonucci dilansir dari Foot Mercato.

Ia juga menyoroti pentingnya memberikan ruang dan waktu bagi para pemain muda yang mulai bermunculan. Keberanian untuk menghadapi krisis saat ini dinilai sebagai kunci utama agar talenta baru dapat berkembang secara optimal di level internasional.

"Ada banyak pemain muda berbakat; kita harus memberi mereka waktu untuk berkembang dan maju," jelas Leonardo Bonucci.