PORTAL7.CO.ID - Perjalanan panjang Honda Insight kini memasuki babak baru yang cukup mengejutkan bagi para pecinta otomotif global. Nama besar yang dulu dikenal sebagai pelopor mobil ramah lingkungan kini bertransformasi total menjadi sebuah SUV bertenaga listrik murni.
Produsen otomotif asal Jepang tersebut secara resmi menjadwalkan peluncuran Insight generasi keempat ini pada Jumat, 17 April 2026. Kehadirannya di pasar domestik Jepang bersifat sangat eksklusif karena hanya akan diproduksi sebanyak 3.000 unit saja bagi konsumen setempat.
"Mobil yang awalnya dikembangkan khusus untuk pasar China ini telah mengalami penyesuaian spesifikasi agar selaras dengan kebutuhan pengguna di Jepang," dilansir dari Detik Oto.
Transformasi ini menjadi momen emosional mengingat Insight memiliki nilai sejarah tinggi sejak pertama kali menyapa dunia pada tahun 1999. Sebelum produksinya sempat terhenti pada akhir 2022, model ini memegang reputasi kuat sebagai pionir kendaraan hybrid massal pertama dari Honda.
"Insight dikenal luas sebagai kendaraan hemat bahan bakar yang legendaris dengan catatan konsumsi mencapai 35 kilometer per liter pada masa kejayaannya," dilansir dari Response.
Secara visual, SUV listrik terbaru ini tampil dengan garis-garis tajam yang memberikan kesan futuristik sekaligus tangguh. Bagian kabinnya dirancang mewah dengan penggunaan material berkualitas tinggi serta pencahayaan LED yang menambah nuansa modern bagi penggunanya.
Kenyamanan menjadi fokus utama melalui posisi duduk yang tinggi untuk memberikan visibilitas luas bagi pengendaranya. Desain konsol tengah yang terbuka juga memudahkan interaksi serta akses antar penumpang di dalam kabin selama perjalanan.
Di balik tampilannya, Honda membekali Insight dengan motor listrik dan baterai berkapasitas besar untuk menunjang mobilitas tinggi. Kendaraan ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 535 kilometer dalam sekali pengisian daya penuh berdasarkan standar pengujian WLTC.
Urusan pengisian daya tidak menjadi kendala karena sistem pengisian cepatnya mampu mengisi baterai hingga 80 persen hanya dalam waktu 40 menit. Teknologi ini dapat dinikmati pengguna melalui perangkat pengisian daya yang memiliki output minimal 50kW atau lebih.