PORTAL7.CO.ID - Kabar duka menyelimuti Partai Gerindra setelah salah satu kader terbaiknya, Anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Haerul Saleh, meninggal dunia. Almarhum wafat dalam sebuah musibah kebakaran yang terjadi di kediamannya pada Jumat pagi tanggal 8 Mei 2026.
Peristiwa tragis ini terjadi di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga besar Gerindra. Haerul Saleh dikenal sebagai sosok pemimpin muda yang memiliki kecerdasan luar biasa selama mengabdi di lembaga negara.
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Habiburokhman, mengungkapkan keterkejutannya saat menerima kabar duka tersebut. Ia mengenang kedekatannya dengan almarhum yang terjalin sejak masa pelatihan kaderisasi partai belasan tahun silam.
"Sangat kaget dan sangat berduka. Beliau salah satu sahabat saya. Sebelum Pemilu 2014, sempat satu kamar saat pelatihan kaderisasi Gerindra. Beliau sangat baik," ujar Habiburokhman saat menyampaikan rasa dukacitanya pada hari Jumat itu.
Habiburokhman memberikan apresiasi tinggi terhadap rekam jejak karier almarhum Haerul Saleh yang dinilai sangat potensial bagi kemajuan bangsa. Ia menyoroti bahwa almarhum meninggal dunia pada usia yang relatif muda saat sedang mengemban amanah penting.
"Beliau anak muda yang cerdas, wafat di usia baru 43 tahun," tambah Habiburokhman, menyoroti usia almarhum yang masih terbilang muda.
Ketua Komisi III DPR RI tersebut turut mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan dan amal ibadahnya diterima. Ia juga berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dalam menghadapi cobaan berat ini.
"Kita doakan beliau husnul khatimah, diampuni segala dosanya, diterima amal ibadahnya, dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT," pungkas Habiburokhman dalam pernyataannya.
Kepastian mengenai identitas korban jiwa dalam kebakaran di Perumahan Tanjung Barat Indah tersebut telah dikonfirmasi oleh aparat kepolisian setempat. Kapolsek Jagakarsa, AKP Nurma Dewi, membenarkan informasi tersebut.