PORTAL7.CO.ID - Tottenham Hotspur telah mengumumkan penunjukan Roberto De Zerbi sebagai pelatih kepala terbaru mereka. Keputusan ini menjadikan pelatih asal Italia tersebut sebagai figur ketiga yang memimpin klub London Utara tersebut pada musim kompetisi berjalan.
Informasi ini dikonfirmasi setelah De Zerbi menyepakati kontrak resmi berdurasi lima tahun dengan Spurs. Kesepakatan jangka panjang tersebut diketahui tidak mencantumkan klausul pelepasan khusus jika klub terdegradasi ke kasta yang lebih rendah.
Saat ini, Spurs berada dalam situasi kritis di papan klasemen sementara Liga Inggris. Klub tersebut hanya berjarak satu poin dari zona degradasi dengan sisa tujuh pertandingan krusial musim ini.
Penunjukan De Zerbi dilakukan menyusul berakhirnya masa kepemimpinan singkat Igor Tudor. Tudor hanya menjabat selama 44 hari dan gagal meraih satu kemenangan pun dalam upayanya di ajang Liga Inggris.
Menurut jadwal yang telah ditetapkan, Roberto De Zerbi dijadwalkan memimpin laga perdananya saat Spurs bertandang ke markas Sunderland pada tanggal 12 April 2026. Ia langsung menegaskan fokus utama timnya saat ini.
"Prioritas jangka pendek kami adalah naik di papan klasemen Liga Inggris. Hal ini akan menjadi fokus penuh hingga peluit akhir pertandingan terakhir musim ini," ujar Roberto De Zerbi dalam pernyataan resminya.
De Zerbi juga menyampaikan rasa bangga atas kesempatan yang diberikan kepadanya untuk melatih salah satu klub paling bergengsi di dunia. Ia meyakini ambisi manajemen klub untuk membangun tim berprestasi besar.
Dilansir dari Sky Sports, manajemen Spurs menyatakan kepuasan atas keberhasilan merekrut target utama mereka lebih awal dari perkiraan. Mereka menaruh harapan besar pada kemampuan inovatif yang dimiliki pelatih baru tersebut.
Direktur Olahraga Spurs, Johan Lange, memberikan pandangannya mengenai alasan pemilihan De Zerbi sebagai suksesor. "Dia adalah salah satu pelatih paling kreatif dan berpikiran maju di dunia sepak bola. Ia membawa segudang pengalaman di level tertinggi, termasuk di Liga Inggris," tutur Johan Lange mengenai alasan penunjukan tersebut.