PORTAL7.CO.ID - Latvia akan melakoni laga krusial penentuan nasib di UEFA Nations League 2024-25 saat menjamu Gibraltar di Stadion Skonto, Riga. Pertandingan leg kedua play-off promosi dan degradasi ini dijadwalkan terselenggara pada Selasa, 31 Maret 2026, pukul 16.00 UTC.
Modal kemenangan tipis di pertemuan pertama memberikan keuntungan psikologis bagi tim tuan rumah menjelang duel penentuan ini. Gol tunggal yang tercipta melalui eksekusi penalti oleh penyerang Vladislavs Gutkovskis pada menit ke-64 menjadi penentu keunggulan agregat sementara.
Kemenangan ini membawa dampak positif signifikan terhadap moral skuad Latvia. Dilansir dari The Stats Zone, keberhasilan tersebut berhasil memutus rentetan hasil buruk yang dialami tim, yakni tanpa kemenangan dalam sembilan pertandingan sebelumnya.
Sebaliknya, situasi kurang menguntungkan justru dihadapi oleh tim tamu, Gibraltar, menjelang lawatan mereka ke Riga. Kekalahan pada leg pertama memperburuk catatan performa mereka di kancah internasional.
Menurut data yang dihimpun dari AiScore, kekalahan sebelumnya membuat Gibraltar kini membukukan rekor 11 kali kekalahan berturut-turut di berbagai ajang internasional. Kondisi ini jelas menjadi beban mental bagi skuad asuhan sang pelatih.
Secara historis, Latvia menunjukkan dominasi yang kuat atas Gibraltar sejak pertemuan mereka pertama kali di tahun 2016. Dari lima duel yang telah dilakoni kedua negara, Latvia berhasil meraih empat kemenangan.
Dalam periode pertemuan tersebut, ketajaman lini serang Latvia terlihat jauh lebih unggul dibandingkan rival mereka. Latvia tercatat mampu menyarangkan total 12 gol ke gawang Gibraltar, sementara tim lawan hanya berhasil membalas dengan tiga gol.
Sebelum laga penentu ini, kedua tim sempat bertarung tanpa gol pada pertemuan yang digelar 26 Maret 2026 di Europa Point Stadium. Seperti diberitakan oleh harianbasis.co, pertandingan tersebut berlangsung dengan intensitas yang cukup tinggi.
Pada pertemuan pertama, Latvia sebenarnya memiliki peluang emas melalui sundulan Janis Ikaunieks memanfaatkan umpan dari Andrejs Ciganiks, namun bola melenceng tipis dari sasaran. Selain itu, gol yang dicetak Vladislavs Gutkovskis sempat dianulir karena dianggap berada dalam posisi offside.