PORTAL7.CO.ID - Thomas Tuchel, pelatih kepala, menyampaikan rasa kecewanya atas perlakuan cemoohan yang ditujukan kepada bek Ben White oleh sebagian penggemar Inggris saat pertandingan persahabatan yang berakhir imbang 1-1 melawan Uruguay pada hari Jumat lalu.
White, yang baru berusia 28 tahun, masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-69, menandai penampilan pertamanya untuk tim nasional dalam rentang empat tahun terakhir. Meskipun demikian, ia disambut dengan suara cemoohan dari sekitar 80.581 penonton yang hadir di stadion.
Bek Arsenal tersebut berhasil mencetak gol internasional perdananya yang sempat membawa Inggris unggul, namun kemudian ia kembali dicemooh sebelum insiden krusial terjadi. Pelanggaran White terhadap Federico Viñas di masa stoppage time berujung pada hadiah penalti untuk Uruguay, yang kemudian berhasil dieksekusi oleh Federico Valverde.
Konteks kembalinya White ke tim nasional cukup kompleks, mengingat ia meninggalkan Piala Dunia 2022 di Qatar lebih awal atas alasan pribadi yang kemudian dikaitkan dengan ketidaksepahaman dengan staf pelatih Gareth Southgate, dilansir dari ESPN. Hal ini diperparah karena Southgate mengungkapkan bahwa White menolak panggilan berikutnya setelahnya.
Penunjukan White kali ini terjadi setelah Jarell Quansah mengundurkan diri dari skuad karena masalah cedera, dan Tuchel yang akhirnya menunjuk bek kanan tersebut untuk mengisi posisi yang kosong. Tuchel membenarkan bahwa ia diberitahu mengenai adanya cemoohan tersebut saat pertandingan berlangsung.
"Saya [diberitahu] bahwa dia dicemooh," kata Tuchel.
"Saya tidak mendengarnya di lapangan karena saya terlibat dalam perubahan dan instruksi," tambah Tuchel mengenai situasinya saat itu.
Tuchel menegaskan bahwa insiden tersebut tidak datang dari mayoritas penonton dan menyatakan kekecewaannya karena pemain harus dilindungi. "Itu tidak mungkin mayoritas. Ada beberapa cemoohan dan beberapa sambutan beragam untuknya, yang membuat saya kecewa karena tentu saja kita harus melindungi pemain kita," ujar Tuchel.
Meskipun demikian, Tuchel menekankan bahwa White harus bersikap dewasa dalam menyikapi reaksi tersebut. "Dia harus menerimanya dengan lapang dada. Kami akan selalu melindunginya dan semoga kami bisa melupakannya karena dia siap untuk menulis beberapa babak baru," kata Tuchel.