PORTAL7.CO.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tebo, yang terletak di Provinsi Jambi, baru-baru ini mengukuhkan diri sebagai teladan di tingkat nasional. Prestasi gemilang ini diraih berkat keberhasilan mereka dalam mengendalikan laju inflasi di wilayahnya.
Penghargaan bergengsi ini secara resmi diberikan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebagai pengakuan atas upaya signifikan Tebo menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di tengah gejolak ekonomi dinamis. Dikutip dari Detikcom, keberhasilan ini menunjukkan efektivitas kebijakan ekonomi lokal yang diterapkan.
Penyerahan apresiasi dilaksanakan pada Sabtu malam, 25 April 2026, di Wyndham Opi Hotel Palembang. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian sendiri yang menyerahkan langsung penghargaan tersebut kepada Bupati Tebo, Agus Rubiyanto.
Acara yang bertajuk Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 ini merupakan hasil kolaborasi antara Kemendagri dengan pihak media Detik.com. Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen daerah dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat.
Bupati Tebo, Agus Rubiyanto, menyampaikan rasa terima kasih atas pengakuan yang diberikan oleh pemerintah pusat. "Terima kasih banyak atas kerja keras bersama ini. Dan ini bukti nyata dari kerja bersama dalam penanganan inflasi," ujar Agus dalam keterangannya pada Minggu (26/4/2026).
Kesuksesan ini sangat bergantung pada kinerja Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Tebo yang dinilai sangat responsif dalam mengambil langkah-langkah strategis. Mereka secara konsisten melaksanakan pemantauan harga rutin di lapangan dan memperkuat jalur distribusi pangan.
Salah satu strategi utama yang dijalankan adalah operasi pasar murah, yang difokuskan pada komoditas krusial seperti beras, cabai, bawang, dan minyak goreng. Intervensi pasar dilakukan dengan cepat setiap kali terjadi fluktuasi harga yang signifikan untuk menjaga daya beli masyarakat.
Efektivitas penanganan inflasi di Tebo juga diperkuat oleh koordinasi yang solid antarberbagai sektor terkait, termasuk pelaku usaha dan distributor. Hal ini memastikan rantai pasok tetap berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
Sebagai apresiasi atas kinerja luar biasa ini, Pemerintah Pusat memberikan dana insentif fiskal sebesar Rp 3 miliar kepada Pemkab Tebo. Dana tersebut diharapkan dapat digunakan untuk meningkatkan program pembangunan daerah lebih lanjut.