Tradisi berburu takjil menjelang waktu berbuka puasa kembali menyemarakkan suasana bulan suci Ramadan di Kota Batam pada tahun 2026. Berbagai pusat kuliner dadakan muncul di sudut-sudut kota untuk menawarkan aneka kudapan dan minuman segar bagi masyarakat. Fenomena tahunan ini tidak hanya menjadi ajang mencari menu berbuka, tetapi juga mempererat silaturahmi warga setempat.
Pemerintah Kota Batam memprediksi lonjakan jumlah titik penjualan makanan musiman ini dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batam, Ardywinata, mengungkapkan bahwa terdapat hampir 100 lokasi pasar takjil yang tersebar di seluruh wilayah. Kehadiran pusat-pusat jajanan tersebut diharapkan mampu membangkitkan gairah ekonomi kerakyatan di tanah Melayu ini.
Dalam pernyataannya pada Senin, 24 Februari 2026, Ardywinata menegaskan pentingnya peran sektor ini bagi keberlangsungan bisnis kecil. "Ini juga menjadi peluang bagi UMKM lokal," kata Ardi saat menjelaskan dampak positif pasar Ramadan terhadap pendapatan masyarakat. Pemerintah berkomitmen mendukung pengelolaan pasar-pasar tersebut agar tetap tertib dan nyaman bagi pengunjung.
Kawasan Nagoya tetap menjadi primadona utama dengan pasar Ramadan di dekat Kampung Bule yang menawarkan beragam jajanan Nusantara. Tidak jauh dari sana, Pasar Takjil Tanjung Uma menyuguhkan nuansa berbeda dengan hidangan khas Melayu dan olahan hasil laut yang segar. Kedua lokasi ini selalu dipadati pengunjung karena letaknya yang strategis di pusat aktivitas ekonomi kota.
Bagi warga di sekitar pemukiman, Pasar Ramadan Legenda menjadi destinasi favorit yang rutin menghadirkan pilihan makanan bervariasi setiap sore. Sementara itu, kawasan Mal Botania 2 atau MB2 memanfaatkan area parkir ruko untuk mengakomodasi puluhan pedagang takjil. Keberagaman menu di lokasi-lokasi ini memberikan banyak opsi bagi warga untuk memilih hidangan pembuka puasa sesuai selera.
Kecamatan Bengkong juga tidak ketinggalan dengan Pasar Takjil Bengkong Sukaramai yang selalu ramai oleh antusiasme pembeli. Di sisi lain kota, kawasan SP Plaza Batu Aji bertransformasi menjadi pusat kuliner UMKM yang lebih masif selama bulan Ramadan. Lokasi-lokasi ini membuktikan bahwa geliat ekonomi selama bulan puasa merata hingga ke wilayah penyangga pusat kota.
Terakhir, Pasar Ramadan Cipta Puri Tiban di Kecamatan Sekupang menutup daftar lokasi populer dengan reputasi jajanan yang lengkap dan variatif. Secara keseluruhan, keberadaan pasar takjil di Batam tahun 2026 mencerminkan semangat kebersamaan dan kebangkitan ekonomi kreatif. Masyarakat kini memiliki banyak pilihan untuk merayakan tradisi berbuka puasa dengan hidangan berkualitas dari para pelaku UMKM.
Sumber: Infonasional