PORTAL7.CO.ID - Kompetisi bola voli profesional Proliga 2026 memasuki babak krusial dengan digelarnya putaran pertama Final Four yang diprediksi akan menyajikan pertarungan sengit. Pertandingan ini akan berlangsung di Jawapos Arena, Surabaya, mulai tanggal 2 hingga 5 April 2026, mempertemukan empat tim putra dan empat tim putri terbaik.
Wakil Ketua Proliga, Reginald Nelwan, memberikan pandangannya mengenai atmosfer kompetisi tahun ini yang dianggap akan jauh lebih kompetitif dibandingkan musim-musim sebelumnya. Persaingan ketat ini menjadi magnet bagi para penggemar bola voli nasional yang menantikan aksi delapan tim elite tersebut.
Di kategori putra, juara bertahan Jakarta Bhayangkara Presisi dijadwalkan akan bersaing ketat dengan Jakarta LavAni Livin' Transmedia, Garuda Jaya, dan wakil tuan rumah, Surabaya Samator. Sementara itu, sektor putri mempertemukan juara bertahan Jakarta Pertamina Enduro melawan Jakarta Electric PLN Mobile, Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia, serta Jakarta Popsivo Polwan.
Beberapa klub kontestan telah mengambil langkah signifikan dengan merekrut amunisi baru berupa pemain asing guna mengamankan posisi mereka di babak penentuan ini. Perubahan pemain asing terlihat jelas pada tim-tim besar yang berambisi meraih gelar juara Proliga 2026.
Jakarta Pertamina Enduro, misalnya, telah mengontrak Irina Voronkova dari Rusia untuk menggantikan posisi Iana Shcherban pada susunan pemain mereka. "Manajer Tim Pertamina Enduro, Widi Triyoso, mengonfirmasi kedatangan Irina di Surabaya pada Kamis (2/4) siang setelah menyelesaikan kompetisi di Liga China," demikian informasi yang beredar.
Sementara itu, Jakarta Bhayangkara Presisi melakukan perombakan dengan mendatangkan Martin Petrov Antanasov dari Bulgaria dan Bardia Saadat dari Iran, sementara Aimal Khan dari Pakistan harus kembali ke negaranya. Jakarta LavAni juga memperkuat diri dengan merekrut pebola voli Jerman, Grozer Gyoergy, untuk menggantikan Dickinson Nathaniel dari Amerika Serikat.
Reginald Nelwan menyoroti dampak positif kehadiran para pemain asing berkelas dunia ini terhadap kualitas pertandingan. "Reginald Nelwan menyoroti kehadiran pemain asing berkelas dunia ini akan meningkatkan keseruan dan ketatnya persaingan final four," demikian pernyataannya.
Berbeda dengan rivalnya, Surabaya Samator memilih strategi mempertahankan komposisi pemain muda mereka tanpa menambah pemain asing baru, mengandalkan tosser andalan asal Kuba, Lyvan Taboada Diaz. Manajer Surabaya Samator, Hadi Sampurno, mengungkapkan filosofi tim dalam menghadapi babak ini. "Manajer Surabaya Samator, Hadi Sampurno, mengungkapkan bahwa timnya berbekal semangat 'bonek' atau 'bondo nekat' dalam menghadapi final four ini," jelasnya.
Menjelang bergulirnya Final Four, Surabaya Samator mengumumkan kemitraan strategis dengan PT Bank Danamon Indonesia Tbk. Kolaborasi ini diklaim akan mendukung peningkatan performa tim sekaligus pengembangan ekosistem bola voli nasional, dilansir dari detikcom.