PORTAL7.CO.ID - Stadion McDonald Jones saat ini sedang menjalankan persiapan logistik yang sangat ketat dan intensif menjelang perhelatan olahraga besar yang dijadwalkan berlangsung akhir pekan Anzac. Persiapan ini merupakan respons langsung terhadap antisipasi lonjakan jumlah pengunjung yang diprediksi akan mencapai rekor tertinggi sepanjang sejarah stadion tersebut.
Acara olahraga bersejarah ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari berturut-turut, yaitu pada hari Sabtu dan Minggu, tanggal 25 hingga 26 April 2026. Momen ini menjadi fokus utama manajemen stadion dalam memastikan semua aspek operasional berjalan lancar dan aman.
Pihak pengelola telah membuat proyeksi mengenai total kehadiran pengunjung selama dua hari penuh tersebut. Diperkirakan, jumlah total penonton yang akan memadati stadion berkisar antara 35.000 hingga mencapai 40.000 orang.
Kepadatan pengunjung dalam skala besar ini secara otomatis menuntut adanya penyesuaian operasional yang cepat dan sangat efisien. Semua lini fasilitas di lingkungan stadion harus mampu beradaptasi untuk melayani kebutuhan puluhan ribu penonton secara bersamaan.
Pertandingan yang akan disaksikan oleh lonjakan penonton tersebut melibatkan dua tim besar, yaitu Newcastle Jets dan Newcastle Knights. Kedua pertandingan ini dipandang sebagai ajang bersejarah yang menarik minat masyarakat luas untuk hadir langsung di lokasi.
"Pihak pengelola mengantisipasi total kehadiran pengunjung berkisar antara 35.000 hingga 40.000 orang yang akan menyaksikan pertandingan bersejarah dari Newcastle Jets dan Newcastle Knights," demikian disampaikan oleh pihak manajemen.
Kepadatan yang diprediksi tersebut, menurut manajemen, "menuntut penyesuaian operasional yang cepat dan efisien di seluruh fasilitas stadion." Hal ini menggarisbawahi keseriusan dalam mengelola arus manusia demi kenyamanan bersama.
Persiapan logistik yang dilakukan mencakup peningkatan sumber daya manusia, penataan alur masuk dan keluar penonton, serta optimalisasi layanan komersial di area stadion. Semua langkah ini diambil untuk menjaga ketertiban selama acara berlangsung.
Dilansir dari JABARONLINE.COM, fokus utama adalah memastikan bahwa infrastruktur pendukung mampu menampung dan melayani lonjakan aktivitas yang terjadi pada tanggal 25-26 April 2026 tersebut.