PORTAL7.CO.ID - Kinerja Maarten Paes sebagai penjaga gawang Ajax Amsterdam di Eredivisie musim 2025/2026 kini menjadi bahan perbincangan serius di kalangan pengamat sepak bola Belanda. Sorotan ini muncul seiring dengan evaluasi performanya sejak ia resmi bergabung dari FC Dallas pada bulan Februari lalu.
Sejak mengambil alih posisi kiper utama karena cedera Vitezslav Jaros, Paes telah mencatatkan enam penampilan untuk klub raksasa Belanda tersebut. Dalam rentang waktu tersebut, gawangnya telah kemasukan tujuh gol, sementara ia berhasil mempertahankan catatan nirbobol sebanyak dua kali.
Rata-rata penilaian performa Paes selama enam laga tersebut berada di angka 6,94 per pertandingan, sebuah angka yang ternyata belum mampu memuaskan ekspektasi para pundit. Ia dijadwalkan akan kembali dipercaya mengisi posisi di bawah mistar gawang ketika Ajax bertandang menghadapi Heracles Almelo pada hari Minggu, 12 April 2026.
Performa mantan kiper FC Dallas ini menarik perhatian dua mantan pesepak bola Belanda yang kini aktif sebagai analis, yaitu Rene van der Gijp dan Wim Kieft. Kedua sosok ini membahas Paes dalam sebuah episode podcast mereka, sebagaimana dilansir dari media Voetbal Primeur.
Ketika membahas namanya, Rene van der Gijp sempat menunjukkan ketidaktahuan mengenai identitas lengkap sang kiper. "Wouter Paes, saya tidak tahu nama depannya," ujar Van der Gijp sambil tertawa, sebelum akhirnya terkonfirmasi bahwa nama depan sang kiper adalah Maarten.
Wim Kieft kemudian turut menanyakan asal klub Paes sebelum merapat ke Ajax, sementara Gijp mengaku tidak mengetahuinya. "Di mana dia bermain sebelum Ajax?" tanya Kieft dengan lantang, sementara Gijp menjawab, "Saya tidak tahu," diselingi tawa.
Maarten Paes kerap menjadi sasaran kritik ketika Ajax gagal meraih hasil yang diharapkan, terutama setelah kekalahan menyakitkan dari FC Twente pada pekan ke-29 Eredivisie 2025/2026. Klub legendaris Belanda tersebut dipermalukan dengan skor akhir 1-2 di Johan Cruyff ArenA pada Sabtu, 5 April 2026.
Dalam pertandingan kontra FC Twente tersebut, Paes tercatat melakukan tiga penyelamatan krusial dari total 51 sentuhan bola yang ia miliki. Meskipun demikian, ia tetap harus kebobolan dua gol sekaligus mencatatkan enam kontribusi defensif lainnya.
Pembawa acara podcast, Michel van Egmond, turut mengonfirmasi latar belakang Paes yang datang ke Ajax bersamaan dengan Jordi Cruyff. Ia kemudian mencoba menelusuri rekam jejak klub-klub Paes sebelumnya sebelum masa baktinya di Ajax.