PORTAL7.CO.ID - Pelatih Manchester United, Michael Carrick, menyampaikan kritik mendalam terhadap kinerja wasit Paul Tierney menyusul kekalahan 1-2 timnya dari Leeds United. Pertandingan pekan ke-32 Liga Inggris musim 2025-2026 itu berlangsung di Stadion Old Trafford pada Selasa (14/4/2026).
Kritik utama Carrick terfokus pada dua momen krusial yang dinilainya sangat merugikan Setan Merah sepanjang pertandingan berlangsung. Keputusan-keputusan tersebut diduga kuat menjadi penentu arah hasil akhir laga yang mengecewakan pendukung tuan rumah.
Dua insiden yang paling disorot adalah dugaan pelanggaran terhadap Leny Yoro sebelum gol pertama Leeds tercipta, serta keputusan pengusiran bek andalan, Lisandro Martinez, pada menit ke-56. Kekalahan ini membuat posisi Manchester United stagnan di peringkat ketiga klasemen sementara dengan koleksi 55 poin.
"Kami jelas kebobolan ketika Leny Yoro mendapat hantaman lengan bawah di bagian belakang kepala dan mereka mencetak gol pertama," ujar Michael Carrick, Pelatih Manchester United, sebagaimana dilansir dari BBC Sport. Ia sangat menyesalkan keputusan wasit yang tidak mengambil inisiatif untuk meninjau ulang insiden tersebut menggunakan teknologi VAR.
Sementara itu, Noah Okafor sukses mencetak dua gol cepat bagi Leeds pada menit ke-5 dan ke-29, sebelum Casemiro berhasil memperkecil ketertinggalan United pada menit ke-69. Carrick mengakui bahwa timnya sempat kesulitan untuk membangun ritme permainan dan kekompakan di babak pertama.
Kekecewaan Carrick mencapai puncaknya ketika Lisandro Martinez menerima kartu merah langsung dari wasit. Keputusan tersebut didasarkan pada dugaan tarikan rambut terhadap penyerang Leeds, Dominic Calvert-Lewin, oleh Martinez.
Carrick berpendapat bahwa insiden pengusiran tersebut terjadi karena Martinez kehilangan keseimbangan, bukan karena adanya tindakan agresif yang layak diganjar kartu merah langsung. Ia merasa keputusan tersebut terlalu keras untuk situasi yang terjadi di lapangan tengah.
"Dua pertandingan berturut-turut kami mengalami keputusan seperti itu yang merugikan kami, tetapi yang satu ini adalah salah satu yang terburuk yang pernah saya lihat," ujar Michael Carrick. Ia juga mengecam keras kegagalan sistem VAR dalam mengoreksi apa yang ia sebut sebagai kesalahan nyata dari wasit yang bertugas di lapangan.
Meskipun harus bermain dengan sepuluh pemain selama hampir setengah babak kedua, Carrick tetap memberikan apresiasi tinggi terhadap mentalitas juang para pemainnya. Hasil ini sekaligus memperpanjang tren negatif United yang gagal memenangkan tiga pertemuan terakhir mereka melawan rival abadi, Leeds United.