PORTAL7.CO.ID - Proyek besar Penerangan Jalan Umum (PJU) yang digarap oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat di sepanjang Jalan Narogong, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, kini menjadi sorotan publik. Proyek bernilai fantastis Rp32,7 miliar ini seharusnya mampu meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.

Namun, realisasi di lapangan menunjukkan adanya kendala signifikan, di mana lampu-lampu PJU yang telah terpasang sejak akhir tahun 2025 tersebut dilaporkan masih sering mengalami pemadaman. Kondisi ini jelas mengurangi fungsi utama instalasi penerangan jalan tersebut.

Fasilitas penerangan jalan yang seharusnya maksimal kini belum sepenuhnya memberikan manfaat optimal kepada masyarakat yang melintasi area tersebut. Sering padamnya lampu menimbulkan pertanyaan mengenai kualitas instalasi dan pemeliharaan pasca-pembangunan.

Proyek PJU ini merupakan bagian dari program strategis Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang mencakup pemasangan total 1.023 unit lampu di seluruh wilayah Kabupaten Bogor. Jumlah unit yang besar ini menunjukkan skala investasi yang ditanamkan dalam upaya penerangan jalan.

Dilansir dari bogorplus.id, masalah teknis yang terjadi menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara anggaran besar yang digelontorkan dengan kinerja infrastruktur yang dihasilkan di lapangan. Hal ini perlu segera dievaluasi oleh pihak terkait.

Salah satu poin penting yang disoroti adalah fakta bahwa meski telah rampung dipasang pada akhir tahun 2025, lampu-lampu tersebut belum dapat berfungsi secara stabil dan konsisten. Hal ini menjadi pekerjaan rumah bagi Dinas Pekerjaan Umum setempat.

"Proyek penerangan jalan umum (PJU) senilai Rp32,7 miliar milik Provinsi Jawa Barat di Jalan Narogong, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, belum berfungsi optimal meski telah dipasang sejak akhir 2025," demikian bunyi laporan awal mengenai kondisi di lapangan.

Lebih lanjut, mengenai kondisi lampu yang sering padam, terdapat penekanan bahwa "Lampu-lampu jalan tersebut masih kerap padam dan belum sepenuhnya memberikan penerangan maksimal bagi pengguna jalan," menurut sumber berita yang dikutip.

Proyek yang melibatkan seribu lebih titik lampu ini, "merupakan program Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan total 1.023 unit lampu di seluruh Kabupaten Bogor," sebagaimana ditegaskan dalam laporan tersebut.