PORTAL7.CO.ID - Wayne Rooney, ikon Manchester United, baru-baru ini menyuarakan pandangannya mengenai reaksi berlebihan para pemain dan staf Arsenal setelah berhasil melaju ke partai puncak Liga Champions musim 2025/2026. Kritik ini muncul sebagai respons atas perayaan yang dianggapnya terlalu euforik oleh kubu Meriam London.
Peristiwa yang memicu sorotan ini terjadi setelah Arsenal mengalahkan wakil Spanyol, Atletico Madrid, dalam laga semifinal yang berlangsung di Emirates Stadium pada Rabu (6/5) dini hari WIB. Kemenangan tipis dengan skor 1-0 di kandang membuat mereka unggul agregat 2-1 secara keseluruhan.
Keberhasilan ini menandai kembalinya Arsenal ke final kompetisi klub paling bergengsi di Eropa setelah penantian panjang yang dimulai sejak tahun 2006. Prestasi historis tersebut tentu memicu kegembiraan luar biasa di kalangan tim dan pendukung setia mereka.
Setelah peluit panjang dibunyikan, terlihat seluruh elemen klub, termasuk manajer Mikel Arteta, ikut merayakan kemenangan dengan penuh semangat bersama suporter di tribun. Suasana semakin semarak dengan adanya penyalaan kembang api di dalam stadion, menandai euforia kelolosan tersebut.
Namun, menurut pandangan Rooney, intensitas perayaan tersebut dinilai berlebihan dan tidak tepat mengingat misi utama mereka belum terealisasi. Ia berpendapat bahwa fokus seharusnya tetap dipertahankan hingga laga puncak selesai dimainkan.
"Mereka pantas berada di posisi ini, tetapi mereka belum memenangkannya. Saya pikir perayaannya agak lebay. Rayakanlah saat Anda menang!" tutur Wayne Rooney, seperti yang diberitakan oleh Daily Mail.
Dilansir dari Detik Sport, kemenangan ini mengukuhkan langkah Arsenal menuju final yang dijadwalkan berlangsung pada 30 Mei mendatang di Puskas Arena, Hungaria. Saat ini, mereka tengah menanti lawan dari babak semifinal lainnya antara Bayern Munich dan Paris Saint-Germain.
Pesan yang disampaikan Rooney ini berfungsi sebagai pengingat penting bagi Arsenal bahwa mencapai final hanyalah setengah perjalanan; trofi menjadi penentu akhir sebuah musim yang sukses di kompetisi tertinggi Eropa.