PORTAL7.CO.ID - Langkah klub raksasa Catalan, Barcelona, untuk mengamankan gelar juara Liga Spanyol musim ini kini tampak semakin mulus. Kepastian ini terjadi setelah rival utama mereka, Real Madrid, gagal meraih kemenangan penuh dalam lawatan mereka ke markas Real Betis.
Pertandingan yang berlangsung pada Sabtu (25/4/2026) dini hari WIB tersebut berakhir dengan skor imbang 1-1. Lokasi duel krusial ini adalah Stadion De La Cartuja, yang menjadi saksi bisu hasil yang menguntungkan bagi skuad asuhan Hansi Flick.
Dilansir dari Detik Sport, Real Madrid harus puas berbagi poin setelah Betis berhasil menyamakan kedudukan menjelang akhir laga. Keuntungan Madrid yang sempat tercipta melalui gol cepat Vinicius Junior pada menit ke-17 sirna di menit-menit akhir.
Gol penyama kedudukan bagi tuan rumah dicetak oleh Hector Bellerin. Sang pemain sukses menjebol gawang Madrid tepat empat menit setelah memasuki masa injury time babak kedua, mengubah hasil yang tadinya menguntungkan Los Blancos.
Akibat hasil imbang ini, Real Madrid saat ini menempati posisi kedua klasemen sementara LaLiga. Mereka mengoleksi 74 poin dari total 33 pertandingan yang telah dilakoni oleh tim tersebut.
Keunggulan poin antara Madrid dan Barcelona kini mencapai delapan angka, namun Barcelona masih memiliki keunggulan karena menyimpan satu pertandingan yang belum dimainkan. Keuntungan ini memberikan margin yang cukup besar bagi Blaugrana untuk mengamankan supremasi domestik.
Jika Barcelona berhasil menaklukkan Getafe pada Sabtu malam pukul 21.15 WIB, margin keunggulan mereka akan melebar menjadi sebelas poin. Dengan sisa lima laga lagi di musim ini, tugas Madrid untuk mengejar ketertinggalan menjadi sangat berat secara matematis.
Skenario tercepat bagi Barcelona untuk mengunci gelar juara adalah pada pekan pertandingan ke-34. Hal ini mensyaratkan mereka harus meraih kemenangan sempurna melawan Getafe dan Osasuna, sementara Madrid harus terpeleset saat menghadapi Espanyol.
Kegagalan Real Madrid untuk mengangkat trofi LaLiga musim ini akan menjadi sebuah catatan yang kurang menyenangkan bagi klub tersebut. "Jika tanpa trofi mayor, ini akan menjadi kali pertama bagi El Real mengakhiri dua musim beruntun tanpa gelar sejak periode 2008-2010 silam," sebagaimana disorot dalam analisis pertandingan tersebut.