PORTAL7.CO.ID - Pelatih Cuca memberikan apresiasi yang tinggi terhadap kualitas permukaan lapangan rumput sintetis di Stadion Allianz Parque setelah pertandingan derbi klasik antara Palmeiras melawan Santos. Duel tersebut berakhir imbang dengan skor 1-1 pada hari Sabtu, 2 Mei 2026.

Penilaian positif ini muncul di tengah perdebatan yang masih berlangsung mengenai penggunaan lapangan artifisial dalam kompetisi sepak bola profesional di Brasil. Cuca secara spesifik memuji standar permukaan lapangan tersebut yang dinilainya sangat baik.

Menurut pandangan pelatih tersebut, kualitas tekstur lapangan sintetis di Allianz Parque bahkan melampaui ekspektasi awalnya. Bahkan, ia menganggapnya lebih unggul dibandingkan dengan banyak lapangan yang saat ini masih menggunakan rumput alami di berbagai stadion.

Cuca menyampaikan kekagumannya secara langsung mengenai kondisi lapangan tersebut setelah pertandingan usai. "Rumput sintetis membuat saya terkejut hari ini. Sangat bagus, sangat bagus. Sama lembutnya atau bahkan lebih lembut dari lapangan rumput sungguhan," ujar Cuca, Pelatih.

Permukaan lapangan buatan ini dinilai sangat mendukung kelancaran pergerakan bola selama pertandingan. Hal ini disebabkan karena permukaan yang rata dan minimnya kerusakan tanah yang biasanya terjadi pada lapangan alami.

Kondisi lapangan yang stabil ini memungkinkan para pemain untuk memprediksi arah pergerakan bola dengan akurasi yang lebih baik. Hal ini menjadi keuntungan bagi strategi permainan di markas Palmeiras tersebut.

Cuca juga mengomentari bagaimana kondisi lapangan memengaruhi permainan secara keseluruhan. "Ia mendorong permainan. Jika bola mengenai tulang kering, ia akan langsung terlihat karena tidak ada lubang," kata Cuca, Pelatih.

Meskipun memberikan pujian umum, pelatih senior tersebut tidak lupa menyertakan catatan penting mengenai potensi risiko fisik bagi pemain tertentu. Ia menyoroti bahwa pemain dengan riwayat cedera sendi mungkin merasakan sensasi berbeda saat bermain di permukaan sintetis.

Ia menegaskan perlunya kehati-hatian bagi pemain dengan kondisi fisik tertentu yang mungkin terpengaruh oleh lapangan tersebut. "[Kita harus] Menghormati mereka yang tidak merasa nyaman atau memiliki masalah sendi seperti Neymar, yang merasa tidak nyaman terutama pada bagian pergelangan kaki," tegas Cuca, Pelatih.