PORTAL7.CO.ID - David Moyes, yang menjabat sebagai manajer Everton, tidak dapat menyembunyikan kekagumannya terhadap penampilan Riccardo Calafiori dalam laga melawan Arsenal. Pertandingan tersebut berakhir dengan skor 0-2 untuk kemenangan tuan rumah di Emirates Stadium pada Minggu (15/3/2026) dini hari WIB.
Kekalahan Everton ditentukan oleh dua gol di babak akhir, yang dicetak oleh Viktor Gyokeres di menit ke-89 dan Max Dowman pada waktu tambahan. Meskipun demikian, Everton sempat memberikan perlawanan sengit yang mempersulit lini pertahanan Arsenal sepanjang pertandingan berlangsung.
Moyes menyoroti momen krusial di menit ke-17, ketika Everton hampir saja membuka keunggulan melalui Dwight McNeil. Sebuah potensi gol tersebut berhasil digagalkan oleh aksi penyelamatan spektakuler dari Calafiori.
Aksi penyelamatan tersebut terjadi ketika bola hasil halauan David Raya jatuh tepat di kaki McNeil, yang segera melepaskan tembakan keras ke arah gawang. Calafiori, yang saat itu berada dalam posisi terjatuh, secara refleks mengangkat kakinya untuk memblok laju bola.
Moyes secara khusus memberikan apresiasi tinggi terhadap reaksi cepat bek tersebut. "Blok Calafiori terhadap bola tembakan McNeil sulit dipercaya," ujar David Moyes seusai pertandingan.
Pelatih asal Skotlandia itu menambahkan bahwa momen penyelamatan tersebut merefleksikan semangat juang tim lawan. "Itu sedikit menggambarkan posisi Arsenal saat ini, mereka berjuang untuk itu, melindungi gawangnya mati-matian," kata David Moyes.
Lebih lanjut, Moyes menilai bahwa kiper Arsenal, David Raya, dipaksa bekerja lebih keras dibandingkan Jordan Pickford. Ia kembali menekankan betapa luar biasanya blok yang dilakukan oleh Calafiori dalam situasi genting tersebut.
Kemenangan ini semakin mengukuhkan posisi Arsenal di puncak klasemen sementara liga. Dilansir dari data pertandingan, Arsenal kini mengumpulkan 70 poin dari total 31 laga yang telah dimainkan.
Keunggulan poin Arsenal di puncak klasemen mencapai sembilan poin dari pesaing terdekat mereka, Manchester City. Posisi ini memperkuat ambisi Arsenal dalam perburuan gelar juara musim kompetisi 2025/2026.