PORTAL7.CO.ID - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengindikasikan akan segera melakukan perombakan susunan kabinet dengan agenda pelantikan sejumlah pejabat baru di Istana Negara, Jakarta. Peristiwa penting ini dijadwalkan berlangsung pada Senin siang menjelang sore, tanggal 27 April 2026.
Rencana pergantian ini mencakup berbagai posisi strategis, mulai dari kepala badan hingga penunjukan utusan khusus presiden dalam struktur pemerintahan yang baru. Isu mengenai reposisi pejabat publik ini menjadi sorotan utama menjelang sore hari ini.
Salah satu posisi yang santer dikabarkan akan mengalami pergantian adalah Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), yang saat ini dijabat oleh M Qodari. Dilansir dari Detikcom, M Qodari disebut-sebut akan menerima penugasan baru di lingkup pemerintahan mendatang.
Mantan Kepala PCO, Hasan Nasbi, muncul sebagai salah satu nama yang kuat yang dikabarkan akan dilantik dalam gelombang rotasi pejabat kali ini. Namun, Hasan Nasbi sendiri belum memberikan konfirmasi tegas mengenai kabar tersebut saat dihubungi media.
Ketika dikonfirmasi mengenai kepastian isu pelantikan dirinya pada hari ini, Hasan Nasbi memberikan pernyataan yang menunjukkan bahwa rutinitasnya belum berubah. "Saya pagi ini masih menjalani pekerjaan rutin sehari-hari," kata Hasan saat dikonfirmasi pada Senin (27/4/2026).
Hasan Nasbi memiliki rekam jejak kedekatan dengan agenda kepresidenan dalam beberapa waktu terakhir, termasuk kehadirannya dalam rapat terbatas di Hambalang pada Senin malam (9/3). Selain itu, ia juga tercatat pernah memenuhi panggilan Presiden di Istana Jakarta pada Kamis (12/4).
Selain posisi Kepala KSP, perombakan kabinet ini juga dikabarkan akan menyentuh posisi pimpinan di Badan Komunikasi (Bakom) RI. Sejumlah pihak menyebutkan bahwa prosesi pelantikan akan melibatkan penggantian figur lama dengan tokoh-tokoh baru yang telah dipilih oleh Presiden Prabowo Subianto.
Media telah berupaya melakukan konfirmasi resmi mengenai detail agenda pelantikan yang akan dilaksanakan hari ini kepada pihak terkait. Upaya konfirmasi telah dikirimkan kepada Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.
Namun, hingga berita ini diturunkan, baik Teddy Indra Wijaya maupun Prasetyo Hadi belum memberikan respons resmi ataupun keterangan detail terkait agenda perombakan kabinet yang akan dilaksanakan oleh Presiden Prabowo Subianto.