PORTAL7.CO.ID - Tim Nasional Prancis kembali menunjukkan dominasi mereka dalam pertandingan persahabatan internasional melawan Kolombia di Landover, Amerika Serikat. Kemenangan meyakinkan dengan skor akhir 3-1 ini menjadi pembuktian nyata akan kedalaman skuad yang dimiliki oleh Les Bleus.
Pelatih Didier Deschamps mengambil keputusan signifikan dengan merotasi total sebelas pemain utama yang bermain saat Prancis mengalahkan Brasil tiga hari sebelumnya. Langkah ini bertujuan untuk memantau kesiapan seluruh anggota tim menjelang putaran final Piala Dunia 2026 yang semakin dekat.
Strategi rotasi ini terbukti efektif, sebab Prancis berhasil memperpanjang rentetan catatan tak terkalahkan mereka menjadi sembilan pertandingan secara berturut-turut. Kemenangan atas Kolombia ini juga menandai delapan kali kemenangan dalam periode positif yang sedang dijalani oleh timnas Prancis.
Pertandingan berjalan cukup ketat pada 15 menit awal, di mana Kolombia menunjukkan agresivitas tinggi yang sempat merepotkan barisan pertahanan Prancis. Lucas Hernandez tercatat melakukan penyelamatan krusial pada menit ke-15 untuk mematahkan peluang emas yang diciptakan oleh Luis Diaz.
Kebuntuan akhirnya terpecah pada menit ke-30 melalui gol pembuka dari Désiré Doué, yang memanfaatkan pembangunan serangan rapi dari lini belakang yang dipimpin oleh Maxence Lacroix. Gol tersebut membawa Prancis unggul 1-0 atas Los Cafeteros dalam laga yang berlangsung pada Minggu malam.
Dominasi Prancis semakin menguat menjelang turun minum ketika Marcus Thuram berhasil menggandakan keunggulan pada menit ke-41. Keberhasilan Thuram terjadi setelah ia menerima umpan matang dari Maghnes Akliouche, yang dinilai tampil sangat aktif di sektor serangan.
Memasuki babak kedua, performa lini serang Prancis tetap konsisten menyulitkan pertahanan lawan, terbukti dengan terciptanya gol kedua Désiré Doué pada menit ke-56. Thuram kembali menorehkan kontribusi positif dengan memberikan assist untuk gol kedua rekannya tersebut.
Dua gol yang dicetak oleh Doué menjadi sorotan utama, menandai pencapaian personalnya dalam penampilan keenamnya berseragam tim nasional Prancis. Selain Doué, pergerakan Rayan Cherki di area tengah lapangan juga menjadi ancaman berbahaya bagi tim Kolombia sepanjang laga.
Kolombia berhasil mencetak satu gol balasan melalui Campaz pada menit ke-77, memperkecil ketertinggalan menjadi skor 1-3. Namun, soliditas lini tengah yang dikomandoi oleh duet N’Golo Kante dan Warren Zaire-Emery sukses mengamankan keunggulan Prancis hingga peluit akhir dibunyikan.