Washington DC - Di tengah ketidakpastian ekonomi global, pemerintah Indonesia bersiap menorehkan babak baru hubungan dagang dengan Amerika Serikat (AS). Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menandatangani kesepakatan perdagangan timbal balik dengan Presiden Donald Trump pekan ini.

Dilansir dari Bloomberg Technoz (16/2/2026), penandatanganan tersebut akan dilakukan dalam rangkaian pertemuan resmi di Amerika Serikat pada 19 Februari 2026. Kesepakatan itu dikenal sebagai Agreement on Reciprocal Trade (ART) yang menjadi kerangka baru hubungan dagang kedua negara.

Langkah ini bukan sekadar agenda diplomatik, melainkan sinyal kuat bahwa Indonesia ingin memperkuat posisi tawarnya di pasar global.