Bogor, MAHATVA.ID – Kepolisian Resor Bogor memastikan akan menindak tegas pelaku kekerasan dan tawuran yang berkedok kegiatan Sahur On The Road (SOTR) selama bulan suci Ramadan di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Kapolres Bogor, Wikha Ardilestanto, menegaskan tidak ada toleransi terhadap aksi premanisme, termasuk kelompok remaja yang membawa senjata tajam dengan dalih kegiatan sahur bersama di jalanan.
“Kami akan menindak tegas para pelaku kekerasan, penganiayaan, dan tawuran, khususnya kelompok yang menggunakan senjata tajam berkedok Sahur On The Road,” ujar Wikha di Cibinong, Selasa (17/2).