PORTAL7.CO.ID - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Cabang Denpasar kini secara aktif mendorong penerapan konsep green hotel di kalangan pelaku industri pariwisata lokal. Inisiatif ini dipandang sebagai langkah fundamental untuk menjaga relevansi destinasi pariwisata di mata pengunjung.
Dorongan ini muncul seiring meningkatnya kesadaran global mengenai isu keberlanjutan lingkungan yang kini menjadi pertimbangan utama wisatawan. Ekspektasi terhadap akomodasi yang ramah lingkungan semakin tinggi, terutama dari turis mancanegara.
Langkah strategis ini juga sejalan dengan semakin ketatnya pengawasan regulasi internasional yang diterapkan di kawasan wisata utama. Salah satu contoh nyata adalah kawasan Sanur yang mulai mengadopsi orientasi pembangunan berkelanjutan dalam setiap pengembangannya.
PHRI melihat tren keberlanjutan ini bukan sekadar kewajiban, melainkan sebuah peluang besar untuk meningkatkan daya saing destinasi secara keseluruhan. Implementasi hotel hijau diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi industri perhotelan di Denpasar.
Dilansir dari JABARONLINE.COM, penerapan konsep green hotel kini menjadi standar fundamental yang didorong oleh PHRI Cabang Denpasar bagi para pelaku industri pariwisata setempat. Hal ini menandakan pergeseran prioritas dalam sektor perhotelan.
Inisiatif ini bertujuan utama untuk memenuhi ekspektasi wisatawan, khususnya dari mancanegara, yang semakin sadar akan isu keberlanjutan lingkungan, demikian pandangan yang disampaikan oleh pihak PHRI Denpasar.
Langkah ini juga selaras dengan pengawasan regulasi internasional yang semakin ketat di kawasan wisata utama seperti Sanur, yang kini mulai mengadopsi orientasi pembangunan berkelanjutan, menegaskan pentingnya adaptasi regulasi.
PHRI melihat tren ini sebagai peluang sekaligus keharusan dalam menjaga daya saing destinasi pariwisata di tengah persaingan global yang kian ketat, ujar perwakilan PHRI.